Rumah Sakit Baru di Kecamatan Ngasem Mulai Beroperasi pada 4 Desember 2025

KediriNews.com – Rumah sakit baru yang diberi nama RSUD SLG Kabupaten Kediri resmi dibangun di Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Pembangunan rumah sakit ini menandai perubahan besar dalam pelayanan kesehatan masyarakat setempat. Sesuai rencana, rumah sakit tersebut akan mulai beroperasi secara resmi pada 4 Desember 2025. Sebelumnya, pengembangan infrastruktur dan fasilitas kesehatan di wilayah barat Sungai Brantas telah menjadi prioritas utama oleh pemerintah daerah.

RSUD SLG ini dirancang dengan konsep modern dan ramah lingkungan, menggabungkan elemen-elemen yang biasanya ditemukan di hotel bintang lima. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan kesan kaku dan menakutkan yang sering dikaitkan dengan rumah sakit tradisional. “Ini merupakan ide dari ibu Bupati Kediri. Kan beliau seorang dokter, jadi beliau ingin merubah paradigma rumah sakit yang kaku, menakutkan dan seadanya,” ujar Kepala Dinas Komunikasi Dan Informasi Kabupaten Kediri, Krisna Setiawan.

  1. Fasilitas Lengkap yang Mendukung Pelayanan Terbaik
    RSUD SLG dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memadai untuk mendukung pelayanan kesehatan. Di antaranya adalah:
  2. Ruang rawat inap yang nyaman
  3. Ruang VIP untuk pasien yang membutuhkan perawatan khusus
  4. Layanan UGD (Unit Gawat Darurat) yang siap menerima pasien darurat
  5. Poliklinik yang menyediakan layanan spesialis
  6. Taman bermain dan taman bunga untuk meningkatkan kenyamanan bagi keluarga pasien

  7. Pembangunan yang Melibatkan Partisipasi Masyarakat
    Pembangunan rumah sakit ini tidak hanya melibatkan pemerintah daerah, tetapi juga masyarakat setempat. Selain itu, pembangunan RSUD SLG juga melibatkan sejumlah tenaga profesional yang terlatih agar dapat memberikan layanan kesehatan yang berkualitas. “Saat ini RSUD SLG masih harus melakukan persiapan, mulai dari peralatan dan perlengkapan kesehatan, tenaga kerja serta sejumlah persiapan lainnya,” tambah Krisna Setiawan.

  8. Kontribusi pada Kesejahteraan Masyarakat
    Dengan beroperasinya RSUD SLG, masyarakat di wilayah barat Sungai Brantas akan lebih mudah mengakses layanan kesehatan. RSUD SLG diharapkan dapat melayani masyarakat di Kecamatan Mojo, Semen, Grogol, Tarokan, dan sekitarnya. “RSUD Pelem akan memberikan pelayanan kesehatan untuk masyarakat di timur Sungai Brantas, khususnya sekitar Kecamatan Pare, Kepung, Kandangan, Puncu dan sekitarnya. Sedangkan RSUD SLG memberikan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat di barat Sungai Brantas,” jelas Bupati Kediri, Hariyanti.

  1. Peran Penting dalam Pengembangan Infrastruktur Kesehatan
    RSUD SLG juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur kesehatan di Kabupaten Kediri. Sebelumnya, Kabupaten Kediri memiliki dua rumah sakit, yaitu RSUD Pare dan RSUD SLG. Namun, dengan adanya RSUD SLG yang baru, akses layanan kesehatan akan lebih merata dan efisien.

  2. Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Baik
    Bupati Kediri, Hariyanti, berharap bahwa RSUD SLG dapat menjadi salah satu contoh rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan kesehatan yang baik dan profesional. “Insyaallah akhir tahun 2019,” ujarnya saat itu. Meski awalnya dijadwalkan beroperasi pada akhir 2019, ternyata proyek ini membutuhkan waktu lebih lama karena berbagai faktor seperti persiapan peralatan dan tenaga medis. Akhirnya, RSUD SLG akan resmi beroperasi pada 4 Desember 2025.

Dengan beroperasinya RSUD SLG, masyarakat Kediri akan memiliki akses yang lebih baik ke layanan kesehatan. Selain itu, rumah sakit ini juga diharapkan dapat menjadi pusat kesehatan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Harapan besar ditempatkan pada kemampuan RSUD SLG untuk memberikan layanan kesehatan yang berkualitas, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

RumahSakitBaru #Ngasem #KabupatenKediri #PelayananKesehatan #InfrastrukturKesehatan

Pos terkait