Ruang Tunggu AC di Terminal Tamanan Mojoroto yang Diresmikan pada 2 Desember 2025

KediriNews.com – Pada 2 Desember 2025, masyarakat Kediri dan sekitarnya akan menyaksikan peresmian ruang tunggu ber-AC di Terminal Tamanan Mojoroto. Peresmian ini menjadi langkah penting dalam upaya pemerintah meningkatkan kualitas layanan transportasi darat, khususnya untuk pengguna angkutan bus antar kota antar provinsi (AKAP) maupun dalam provinsi (AKDP). Ruang tunggu tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi para penumpang, terutama saat musim kemarau atau cuaca ekstrem.

“Terminal harus bersih dan nyaman agar masyarakat mau menggunakannya. Ini juga merupakan bagian dari upaya meningkatkan budaya penggunaan transportasi massal,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam pernyataannya beberapa waktu lalu. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah memprioritaskan pembangunan infrastruktur terminal sebagai salah satu bentuk pelayanan publik yang berkualitas.

Proses Pembangunan Terminal Tamanan Mojoroto

Pembangunan dan revitalisasi Terminal Tamanan Mojoroto dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama dimulai pada 2020 dengan anggaran sebesar Rp12,5 miliar, diikuti oleh tahap kedua pada 2021 dengan biaya Rp7,6 miliar, dan tahap ketiga pada 2022 sebesar Rp4,85 miliar. Seluruh proses pembangunan dilakukan menggunakan skema Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), serta melibatkan partisipasi swasta dalam pengembangan fasilitas tambahan.

Beberapa fasilitas yang diperbaiki atau ditambahkan antara lain:

  1. Ruang Tunggu Ber-AC: Salah satu fitur utama yang membuat penumpang merasa nyaman selama menunggu.
  2. Area Komersial dan Kuliner: Memberikan peluang usaha bagi UMKM lokal.
  3. Gedung Serbaguna: Digunakan untuk kegiatan sosial, budaya, dan edukasi.
  4. Perbaikan Jalan Akses: Memastikan kelancaran lalu lintas kendaraan masuk dan keluar terminal.

Konsep Mixed-Use yang Inovatif

Terminal Tamanan Mojoroto tidak hanya menjadi tempat naik turun penumpang, tetapi juga dirancang sebagai pusat aktivitas masyarakat. Konsep mixed-use ini mencakup berbagai fungsi seperti komersial, kuliner, pelayanan publik, hotel, dan tempat belanja. Hal ini bertujuan untuk menjadikan terminal sebagai pusat kehidupan masyarakat yang dinamis dan bermanfaat secara ekonomi.

Selain itu, terminal juga terintegrasi dengan moda transportasi lainnya, seperti angkutan umum dan kereta api. Dengan adanya integrasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah berpindah antar moda transportasi tanpa kesulitan.

Dampak Ekonomi dan Sosial

Revitalisasi Terminal Tamanan Mojoroto diharapkan memiliki dampak positif terhadap perekonomian daerah. Dengan adanya fasilitas yang lebih lengkap, terminal dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang baru, terutama bagi para pelaku usaha kecil dan menengah. Selain itu, terminal juga diharapkan mampu mendukung sektor pariwisata dengan memudahkan akses wisatawan ke berbagai destinasi di wilayah Jawa Timur.

Menurut data Kemenhub, sejak tahun 2014 hingga 2023, telah dilakukan pembangunan terminal baru di lima lokasi dan rehabilitasi/revitalisasi di 75 lokasi. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas transportasi darat di seluruh Indonesia.

Peresmian pada 2 Desember 2025

Peresmian ruang tunggu ber-AC di Terminal Tamanan Mojoroto akan menjadi momen penting bagi masyarakat Kediri. Acara ini akan dihadiri oleh pejabat pemerintah, pengusaha, dan masyarakat setempat. Diharapkan, acara ini dapat menjadi awal dari peningkatan kualitas layanan transportasi yang lebih baik dan ramah pengguna.

Kesimpulan

Pembangunan dan revitalisasi Terminal Tamanan Mojoroto adalah langkah strategis dalam memperkuat konektivitas antarwilayah dan meningkatkan kualitas layanan transportasi. Dengan adanya ruang tunggu ber-AC dan fasilitas lainnya, masyarakat akan merasa lebih nyaman dalam menggunakan transportasi umum. Harapan besar diarahkan agar terminal ini dapat menjadi contoh sukses dalam pengembangan infrastruktur transportasi di Indonesia.

TerminalTamanan #Mojoroto #TransportasiIndonesia #RevitalisasiTerminal #ACdiTerminal

Pos terkait