REKAPITULASI SUARA TEGANG! Saksi Paslon Gebrak Meja di Kecamatan Mojo pada 29 November 2025

KediriNews.com – Rekapitulasi suara dalam pemilu serentak tahun 2025 berjalan dengan suasana yang memanas, khususnya di Kecamatan Mojo. Pada hari Rabu, 29 November 2025, terjadi insiden menarik ketika saksi dari pasangan calon (paslon) menggebrak meja dalam rapat pleno rekapitulasi suara tingkat kecamatan. Insiden ini mencerminkan ketegangan yang muncul antara pihak-pihak yang terlibat dalam proses penghitungan suara.

Dalam laporan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, kejadian itu berlangsung saat para saksi dari paslon yang bersaing sedang melaporkan perbedaan data antara formulir C Hasil dan hasil yang tercatat dalam sistem Sirekap. “Saya merasa data yang dibacakan tidak sesuai dengan yang kami miliki,” ujar salah satu saksi, yang enggan disebutkan namanya. Ia kemudian langsung mengekspresikan emosinya dengan menggebrak meja, menandai awal dari perdebatan yang memicu ketegangan.

Pada kesempatan tersebut, saksi dari paslon lain juga turut memberikan komentar. Mereka menuding adanya kecurangan dalam pengisian formulir dan penyimpangan dalam proses penghitungan suara. “Kami tidak percaya bahwa hasil yang diberikan benar-benar mencerminkan suara rakyat,” kata seorang saksi dari paslon lain. Perdebatan ini berlangsung selama beberapa jam hingga akhirnya diputuskan untuk dilakukan peninjauan ulang terhadap semua formulir yang ada.

Saksi Paslon Menggebrak Meja dalam Rapat Pleno Rekapitulasi Suara

Sebagai langkah antisipasi, KPU Kecamatan Mojo telah meminta bantuan dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) untuk memastikan bahwa semua tahapan rekapitulasi suara berjalan secara transparan dan profesional. “Kami akan melakukan pengawasan ketat terhadap semua proses agar tidak ada yang merugikan masyarakat atau paslon,” jelas Ketua KPU Kecamatan Mojo, yang enggan disebutkan namanya.

Bawaslu Memastikan Proses Rekapitulasi Suara Berjalan Transparan

Selain itu, KPU juga menekankan pentingnya partisipasi aktif dari masyarakat dalam proses rekapitulasi. “Kami mengajak seluruh warga untuk tetap waspada dan melaporkan jika ada indikasi kecurangan,” tambahnya. Dengan demikian, diharapkan proses rekapitulasi suara dapat berjalan dengan baik dan mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.

Proses rekapitulasi suara ini merupakan bagian penting dalam proses demokrasi. Dengan adanya kejadian seperti ini, diharapkan masyarakat lebih sadar akan hak dan kewajibannya dalam memilih pemimpin mereka. Selain itu, hal ini juga menjadi pengingat bagi lembaga penyelenggara pemilu untuk terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan.

Kedepannya, KPU dan Bawaslu akan terus memantau proses rekapitulasi suara di seluruh wilayah. Jika ditemukan adanya kecurangan, maka akan segera diambil tindakan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Dengan demikian, diharapkan proses pemilu dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan prinsip demokrasi yang sebenarnya.

RekapitulasiSuara #Pemilu2025 #Mojo #KPU #Bawaslu #DemokrasiIndonesia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *