POSYANDU LANSIA! Kakek Nenek Semangat Cek Tensi di Kecamatan Pesantren pada 9 September 2025!

KediriNews.com – Di tengah semangat para lansia yang terus aktif dan peduli terhadap kesehatan, kegiatan Posyandu Lansia di Kecamatan Pesantren kembali menarik perhatian masyarakat. Pada 9 September 2025, ratusan kakek dan nenek dari berbagai dusun di wilayah tersebut hadir untuk menjalani pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk pengecekan tekanan darah (tensi), pengukuran berat badan, serta konsultasi kesehatan umum. Acara ini tidak hanya menjadi ajang kesehatan, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antar sesama lansia.

Posyandu Lansia adalah program penting dalam upaya memastikan kesejahteraan dan kesehatan warga usia lanjut. Dalam acara kali ini, sejumlah tenaga kesehatan dan relawan Rumah Zakat turut serta membantu proses pemeriksaan. “Kami sangat senang bisa memberikan layanan kesehatan kepada lansia. Ini adalah bentuk dukungan kami terhadap program pemerintah dalam menjaga kesehatan masyarakat,” ujar salah satu relawan yang mengikuti kegiatan tersebut.

Kegiatan Posyandu Lansia di Kecamatan Pesantren bukan hanya sekadar pemeriksaan kesehatan. Ada banyak aktivitas lain yang dilakukan untuk memastikan para lansia tetap sehat secara fisik maupun mental. Salah satunya adalah senam lansia, yang bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas dan daya tahan tubuh. “Senam lansia ini sangat bermanfaat. Kami merasa lebih segar setelah melakukannya,” ujar Ibu Siti (67 tahun), salah satu peserta.

Berikut beberapa kegiatan utama yang dilaksanakan dalam Posyandu Lansia:

  1. Pemeriksaan Kesehatan: Setiap peserta mendapatkan pemeriksaan intensif seperti pengukuran tensi, berat badan, lingkar lengan, dan penilaian kondisi fisik secara keseluruhan.
  2. Penyuluhan Kesehatan: Petugas kesehatan memberikan informasi tentang pola hidup sehat, nutrisi, dan pencegahan penyakit.
  3. Senam Lansia: Aktivitas fisik yang disesuaikan dengan kemampuan lansia, bertujuan meningkatkan kesehatan jantung dan otot.
  4. Konsultasi Medis: Para lansia dapat berkonsultasi langsung dengan tenaga medis jika memiliki keluhan kesehatan tertentu.
  5. Sosialisasi Kesehatan Mental: Upaya untuk memperhatikan kesehatan mental lansia, termasuk mengurangi rasa kesepian dan meningkatkan semangat hidup.

Ketua Posyandu Lansia Kecamatan Pesantren, Bapak Amin (65 tahun), menyampaikan bahwa kegiatan ini rutin digelar setiap bulan. “Kami berharap para lansia bisa terus aktif dan sehat. Mereka adalah aset penting bagi masyarakat, jadi kita harus menjaganya,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan Posyandu Lansia juga menjadi ajang silaturahmi antar sesama lansia. Banyak dari mereka mengaku merasa lebih bahagia setelah ikut serta dalam acara ini. “Saya selalu menantikan kegiatan posyandu ini. Selain bisa periksa kesehatan, saya juga bisa bertemu teman-teman sebaya dan saling berbagi cerita,” tambah Ibu Nur (68 tahun).

Dengan adanya Posyandu Lansia, diharapkan masyarakat bisa lebih sadar akan pentingnya kesehatan jangka panjang. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat sistem kesehatan masyarakat, khususnya bagi kalangan lansia yang rentan terhadap berbagai penyakit.

Hashtag: #PosyanduLansia #KesehatanLansia #KecamatanPesantren #SenamLansia #RumahZakat

Pos terkait