KediriNews.com – Sebuah kejadian yang memilukan terjadi di Kecamatan Pare, Jawa Timur, pada hari Jumat, 20 Maret 2025. Seorang bayi laki-laki ditemukan dalam kondisi hidup di depan Panti Asuhan Kecamatan Pare, dengan kondisi kardus yang mencurigakan. Penemuan ini menggegerkan warga setempat dan menjadi perhatian serius dari aparat kepolisian.
“Bayi itu ditemukan dalam kondisi sehat dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar salah satu saksi mata yang enggan disebutkan namanya. Dalam laporan resmi dari pihak kepolisian, bayi tersebut ditemukan oleh seorang petugas kebersihan panti asuhan saat sedang melakukan tugas rutinnya. Saat menemukan kardus di dekat pintu masuk panti, ia menduga ada sesuatu yang tidak biasa dan kemudian melaporkannya kepada pengurus panti.
- Proses Penemuan dan Evakuasi
- Petugas kebersihan panti asuhan pertama kali menemukan kardus berisi bayi.
- Setelah dicek, bayi ditemukan dalam kondisi hidup dan segera dievakuasi ke rumah sakit.
-
Pihak panti langsung melaporkan kejadian ini kepada polisi dan RT setempat.
-
Barang-Barang yang Ditemukan Bersama Bayi
- Di dalam kardus, ditemukan beberapa barang seperti bungkus susu bubuk SGM, botol berisi cairan susu, serta amplop putih berisi uang tunai.
-
Barang-barang ini menjadi petunjuk penting bagi penyelidikan polisi mengenai identitas orang tua bayi.
-
Komentar dari Pihak Berwajib
- Kapolres Ternate Selatan, AKBP Anita Ratna Yulianto, membenarkan penemuan bayi tersebut.
- “Saat ini anggota masih melakukan penyelidikan. Hasil selanjutnya akan kita sampaikan lagi,” ujarnya.

- Peran Warga dan Santri dalam Menemukan Bayi
- Salah satu santri panti, Agus, adalah orang pertama yang menemukan bayi tersebut.
-
Ia langsung melaporkan temuannya kepada ustaz panti dan kemudian membantu proses evakuasi.
-
Tindakan Medis dan Perawatan Bayi
- Setelah dievakuasi, bayi segera menjalani pemeriksaan medis di Rumah Sakit Bhayangkara.
- Dokter menyatakan bahwa bayi dalam kondisi sehat dan hanya butuh perawatan ringan.
Dari pengamatan dan laporan yang diterima, kasus penemuan bayi di kardus ini menunjukkan adanya tindakan yang sangat tidak manusiawi. Namun, keberadaan uang tunai dan perlengkapan bayi menunjukkan bahwa pelaku mungkin ingin memberikan kesempatan bagi bayi untuk bertahan hidup.
Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku. “Kami sedang memeriksa beberapa saksi dan mengumpulkan bukti-bukti lainnya,” tambah Ipda Fatmawati, Kapolsek Ternate Selatan.
Kejadian ini juga menjadi peringatan bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan kewaspadaan terhadap tindakan-tindakan yang bisa merugikan anak-anak. Semoga kejadian ini tidak terulang kembali dan semua pihak dapat bekerja sama untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
PenemuanBayiDiKardus #PantiAsuhanPare #KasusAborsi #KesehatanAnak #KepedulianMasyarakat
Hashtag: #PenemuanBayiDiKardus #PantiAsuhanPare #KasusAborsi #KesehatanAnak #KepedulianMasyarakat

