KediriNews.com – Pada hari Minggu, 7 Desember 2025, sebuah peristiwa unik terjadi di kawasan SLG Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Sejumlah pemuda setempat berhasil menciptakan dan menerbangkan pesawat remote control (RC) dengan desain inovatif yang menarik perhatian banyak warga sekitar. Kejadian ini menjadi bukti bahwa semangat berinovasi dan kreativitas tidak hanya dimiliki oleh kalangan profesional, tetapi juga bisa tumbuh dari para pemuda yang memiliki hobi teknologi.
Pesawat tersebut dibuat dengan bahan dasar Polyfoam yang ringan dan tahan lama, mirip dengan model yang pernah digunakan oleh Julius dalam artikel CNN Indonesia tahun 2016. Namun, kali ini, pemuda Ngasem menggabungkan teknologi modern dengan keterampilan manual untuk menciptakan pesawat yang lebih canggih dan stabil saat terbang. “Kami memakai bahan EPP berkualitas agar pesawat bisa bertahan lama dan terbang dengan baik,” ujar salah satu anggota tim, Andi, kepada awak media.
- Proses Pembuatan Pesawat Remote
- Bahan utama adalah polyfoam atau EPP yang ringan namun kuat.
- Rangka pesawat dirakit secara manual dengan alat sederhana.
- Mesin kendali dipasang sesuai dengan kebutuhan kontrol jarak jauh.
-
Dengan bantuan software khusus, pesawat dapat diatur agar stabil saat terbang.
-
Keunikan Pesawat yang Dibuat
- Pesawat bisa dilempar ke udara dan kemudian dikendalikan via remote.
- Tidak memerlukan landasan panjang untuk take off.
-
Dapat terbang dalam kondisi cuaca normal dan stabil.
-
Dampak Positif bagi Komunitas Lokal
- Menunjukkan potensi pemuda dalam bidang teknologi.
- Menginspirasi generasi muda untuk lebih tertarik pada sains dan teknologi.
- Memberikan contoh nyata bahwa inovasi bisa lahir dari lingkungan sederhana.
“Kami ingin menunjukkan bahwa pemuda di daerah bisa melakukan hal-hal besar jika diberi kesempatan dan dukungan,” tambah Andi. Ia juga menjelaskan bahwa proses pembuatan pesawat ini dilakukan selama beberapa bulan, dengan berbagai eksperimen dan pengujian untuk memastikan keamanan dan stabilitas pesawat saat terbang.
Selain itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari komunitas lokal yang peduli terhadap pengembangan teknologi. Salah satu tokoh masyarakat setempat, Suryadi, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif pemuda Ngasem. “Ini sangat luar biasa. Kami berharap ke depannya mereka bisa terus berkembang dan bahkan ikut kompetisi nasional atau internasional.”
Meski demikian, Andi dan rekan-rekannya tetap sadar bahwa masih ada tantangan yang harus dihadapi. “Kami butuh lebih banyak pelatihan dan akses ke alat-alat yang lebih canggih. Tapi kami akan terus berusaha,” ujarnya dengan antusias.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan minat terhadap teknologi, pemuda Ngasem juga berencana mengadakan workshop sederhana untuk mengajarkan dasar-dasar merakit pesawat remote control. Hal ini diharapkan bisa membuka jalan bagi generasi muda lainnya untuk ikut berkontribusi dalam dunia teknologi.
Dengan keberhasilan ini, semangat kreativitas dan inovasi pemuda Ngasem menjadi inspirasi bagi banyak pihak. Di tengah perkembangan teknologi yang pesat, inisiatif seperti ini menunjukkan bahwa potensi yang luar biasa bisa muncul dari mana saja, termasuk dari kawasan pedesaan.
