Paruh musim liga Italia: Inter juara, Napoli terjegal, Milan memupuk harapan

Ringkasan Berita:

  • Inter memenangkan laga tunda pekan 16 Liga Italia atas Lecce, sementara Napoli ditahan imbang Parma tanpa gol, Kamis (15/1/2026).
  • Hasil tersebut membuat anak asuh Cristian Chivu unggul enam poin dengan Napoli dalam persaingan Scudetto, dan memastikan juara paruh musim Liga Italia.
  • Di sisi lain, pada laga malam ini, Milan akan mencoba peruntungan meraih kemenangan di kandang Como. Jika berhasil, selisih poin Rossoneri dengan Nerrazurri hanya terpaut 3 angka.

 

– Tiga tim papan atas Liga Italia, Napoli, Inter, dan Milan memainkan laga tunda giornata 16 tengah pekan ini. Apesnya, Napoli meraih hasil imbang, Inter menang, dan harapan Milan di kandang Como.

Inter mengalahkan Lecce dengan skor 1-0 lewat gol Pio Esposito pada menit ke-78 di Giuseppe Meazza.

Gol Esposito membuat Inter keluar sebagai jawara paruh musim Serie A dengan mengemas 46 poin dari 20 pertandingan.

Jumlah tersebut selisih enam angka dengan Napoli yang duduk di peringkat 3 dan Milan di posisi dua sebelum melawan Como.

Napoli tak bisa berbuat banyak ketika menjamu Parma di Stadio Armando Maradona.

Tim Antonio Conte turun dengan susunan pemain terbaik. Namun dari 15 percobaan ke gawang Parma, hanya empat yang tepat sasaran.

Ini adalah hasil ketiga berturut-turut bagi Napoli yang membuat tim berjuluk Partenopei itu tertinggal dari Inter.

Kelakar Chivu Inter Juara Paruh Musim

Usai laga melawan Lecce dan mengukuhkan posisi teratas klasemen pada paruh musim, itu tiada artinya bagi Cristian Chivu, sang allenatore Inter.

Kemenangan yang didapat Inter tidak mudah, mereka harus menunggu hingga Esposito masuk di babak kedua setelah menggantikan Bonny.

“Saya sudah memperkirakan ini akan sulit karena ketika Anda menghabiskan banyak energi seperti saat melawan Napoli (akhir pekan kemarin) dan tidak mendapat hasil maksimal, itu akan membebani Anda,” ungkap Chivu kepada DAZN Italia, dilansir Football Italia.

“Terlepas dari kesulitan menemukan jalan keluar dan ketajaman yang tepat untuk membuat pilihan tertentu, tim ini memiliki sikap, mereka percaya diri dan memiliki semangat untuk membawa pulang kemenangan,” tegasnya.

Secara teknis, kemenangan ini memang membuat Inter selisih enam poin dengan Napoli, namun Milan masih bisa memperkecil jarak jika berhasil Como nanti malam.

Baginya, tidak ada artinya juara paruh musim jika bulan Mei, pada masa-masa penentuan Scudetto mereka tidak berada di posisi teratas.

“Saya pernah memenangkan gelar juara musim dingin (paruh musim) sebelumnya dalam karier saya, tetapi itu tidak berarti apa=apa, yang penting adalah berada di sana pada bulan Mei,” bebernya.

“Artinya, kami harus kompetitif, ini akan menjadi pertarungan sampai akhir untuk setiap poin,” tambahnya.

Harapan Milan

Seperti yang diungkap di atas, Milan punya dua pilihan, menyamai poin Napoli atau memangkas jarak dengan Inter karena saat ini sudah mengumpulkan 40 poin.

Melawan Como, Milan berbekal dua hasil imbang. Hasil yang juga membawa mereka berjarak dengan Inter, seperti Napoli.

Kurang tajamnya lini serang, dan lini pertahanan yang saat ini sedang masa transisi menjadi celah bagi Rossoneri membawa pulang tiga poin.

Tapi, yang patut digaris bawahi adalah Milan belum terkalahkan dalam 18 pertandingan musim ini sejak dibungkam Cremonese pada laga pembuka Liga Italia.

“Kita perlu kembali menjadi sedikit lebih tanpa ampun selama pertandingan. Ada saat-saat ketika kita rapuh di fase kedua,” beber Allegri soal produktivitas AC Milan yang dia harapkan bisa lebih baik di sisa musim ini.

“Kita perlu memperbaiki situasi permainan tertentu, terutama dalam hal ketepatan teknik.”

“Para pemain memiliki kualitas yang hebat, tetapi mereka perlu diyakini bahwa mereka tim yang kuat,” jelasnya.

Ingat Allegri, persaingan musim ini bukan hanya dengan Inter dan Napoli saja yang saat ini berada di dekat mereka.

Tetapi masih ada Juventus dan Roma yang membayangi karena terpaut satu angka di klasemen.

Jika tergelincir, Milan tidak hanya bisa kehilangan peluang merengkuh Scudetto, tetapi juga keluar dari zona Liga Champions untuk musim berikutnya.

Perlu diketahui, Inter tidak finis di luar dua besar klasemen dalam enam musim terakhir.

Sementara Napoli hanya dua kali gagal ke Liga Champions dalam 12 tahun terakhir.

Itu mengindikasikan betapa kompetitifnya para pesaing Milan.

Pertandingan Como vs Milan akan berlangsung di Stadio Giuseppe Sinigaglia pada Jumat (16/1/2026) pukul 02.45 WIB.

Klasemen Liga Italia

 
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Inter Milan
20
15
1
4
43
17
26
46
2
AC Milan
19
11
7
1
30
15
15
40
3
Napoli
20
12
4
4
30
17
13
40
4
Juventus
20
11
6
3
32
16
16
39
5
Roma
20
13
0
7
24
12
12
39
6
Como
19
9
7
3
27
13
14
34
7
Atalanta
20
8
7
5
25
19
6
31
8
Lazio
20
7
7
6
21
16
5
28
9
Bologna
19
7
6
6
26
20
6
27
10
Udinese
20
7
5
8
22
32
-10
26
11
Sassuolo
20
6
5
9
23
27
-4
23
12
Torino
20
6
5
9
21
32
-11
23
13
Cremonese
20
5
7
8
20
28
-8
22
14
Parma
20
5
7
8
14
22
-8
22
15
Genoa
20
4
7
9
22
29
-7
19
16
Cagliari
20
4
7
9
21
30
-9
19
17
Lecce
20
4
5
11
13
28
-15
17
18
Fiorentina
20
2
8
10
21
31
-10
14
19
Pisa
20
1
10
9
15
30
-15
13
20
Verona
19
2
7
10
15
31
-16
13

                       

Lihat selengkapnya →

(/Sina)

Pos terkait