PANEN MANGGIS! Si Ratu Buah Manis Segar di Kecamatan Ngancar pada 15 Mei 2025!

KediriNews.com – Pada tanggal 15 Mei 2025, masyarakat Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, akan merayakan momen penting dalam sejarah pertanian setempat. Tepatnya, hari itu menjadi waktu yang dinanti-nantikan para petani dan penggemar buah manggis. Sebagai salah satu daerah sentra produksi manggis berkualitas, Ngancar akan menyelenggarakan acara panen raya yang dipenuhi antusiasme masyarakat dan wisatawan.

“Ini adalah momen yang sangat spesial bagi kami. Manggis tidak hanya menjadi buah favorit, tetapi juga menjadi sumber pendapatan utama bagi para petani,” ujar Budi, seorang petani setempat saat ditemui di lokasi kebun manggis. “Kami berharap acara ini bisa memperkenalkan kualitas manggis Ngancar lebih luas lagi.”

Sejarah dan Perkembangan Pertanian Manggis di Ngancar

Manggis sudah lama menjadi komoditas unggulan di Kecamatan Ngancar. Awalnya, tanaman ini hanya ditanam secara tradisional oleh para petani lokal. Namun, dengan perlahan, teknik budidaya modern mulai diterapkan untuk meningkatkan hasil panen dan kualitas buah.

Menurut data dari Dinas Pertanian Kabupaten Kediri, luas areal tanaman manggis di Ngancar mencapai sekitar 300 hektar. Setiap tahun, rata-rata produksi mencapai 10 ton per hektar. Hal ini membuat Ngancar menjadi salah satu pusat penghasil manggis terbesar di Jawa Timur.

Keistimewaan Manggis Ngancar

Buah manggis dari Ngancar memiliki ciri khas yang membedakannya dari daerah lain. Kulitnya yang mengkilap, daging yang lembut, serta rasanya yang manis dan segar menjadikannya favorit banyak orang. Bahkan, beberapa pasar ekspor di luar negeri mulai menawarkan harga tinggi untuk manggis asal Ngancar.

Selain itu, manggis Ngancar juga memiliki nilai gizi yang tinggi. Seperti yang diketahui, buah ini kaya akan vitamin C, serat, dan antioksidan seperti xanthone. Nutrisi tersebut memberikan berbagai manfaat kesehatan, termasuk meningkatkan daya tahan tubuh, membantu menurunkan berat badan, dan melindungi kulit dari penuaan dini.

Agenda Panen Raya 2025

Acara panen raya akan digelar di Desa Manggis, Kecamatan Ngancar. Acara ini tidak hanya sekadar prosesi panen, tetapi juga menjadi ajang promosi produk lokal dan pameran inovasi pertanian. Berbagai aktivitas akan disajikan, mulai dari demo teknik bertani hingga pameran olahan manggis.

Beberapa agenda utama yang akan dilaksanakan antara lain:

  1. Perayaan Panen Raya: Para petani akan bersama-sama melakukan panen secara simbolis.
  2. Pameran Produk Olahan Manggis: Mulai dari jus, selai, hingga dodol manggis akan dipamerkan.
  3. Kontes Foto dan Video: Peserta dapat mengabadikan momen keindahan kebun manggis dan mengunggahnya di media sosial.
  4. Pelatihan Bertani: Petani muda akan diberikan pelatihan tentang teknik budidaya modern.

Keuntungan Bagi Wisatawan dan Pengunjung

Selain sebagai acara pertanian, panen raya ini juga menjadi kesempatan bagi wisatawan untuk mengenal lebih dekat dengan budaya dan alam Ngancar. Lokasi kebun manggis yang berada di lereng Gunung Kelud memberikan suasana sejuk dan alami. Banyak pengunjung yang datang tidak hanya untuk menikmati manggis segar, tetapi juga untuk berfoto dan menghabiskan waktu bersama keluarga.

“Saya senang datang ke sini karena suasana alaminya sangat menenangkan. Selain itu, saya bisa belajar tentang cara bertani manggis dari para petani setempat,” ujar Dian, seorang wisatawan dari Surabaya.

Kesimpulan

Panen manggis di Kecamatan Ngancar pada 15 Mei 2025 tidak hanya menjadi momen penting bagi para petani, tetapi juga menjadi ajang promosi potensi pertanian lokal. Dengan kualitas yang baik dan manfaat kesehatan yang luar biasa, manggis Ngancar layak menjadi primadona di pasar nasional maupun internasional.

Dengan adanya acara ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang peduli terhadap produk lokal dan mendukung pertanian berkelanjutan. Semoga panen raya ini bisa menjadi awal dari sukses baru bagi Ngancar dan masyarakat sekitarnya.

ManggisNgancar #PanenRaya2025 #WisataBudaya #PertanianLokal #ManfaatManggis

Pos terkait