– Khairul Nisya (23) yang sempat viral jadi pramugari gadungan, kini mendapat tawaran pendidikan gratis dari Aeronef Academy.
Aeronef Academy, lembaga pelatihan karier profesional di bidang pramugari, layanan kapal pesiar, dan perhotelan memanggil Nisya mengikuti pendidikan pramugari profesional secara gratis.
Info penawaran pendidikan gratis tersebut melalui akun Instagram resmi mereka, @aeronefacademy.official pada Senin (12/1/2026).
“Kami percaya bahwa niat baik layak mendapatkan jalan yang tepat. Untuk itu, kami secara resmi memanggil Kak Nisya untuk mengikuti PENDIDIKAN PRAMUGARI (100 persen GRATIS) di Aeronef Indonesia!” tulis akun resmi lembaga tersebut.
Alasan Beri Pendidikan Gratis
Keputusan Aeronef Indonesia memberikan pendidikan pramugari 100 persen gratis kepada Nisya ini didasari oleh empati, kepedulian, dan keyakinan terhadap niat baik serta perjuangan hidupnya.
Kisah Nisya dari Palembang digambarkan sebagai sosok yang berjuang demi membahagiakan orang tua.
Pihak Aeronef menilai niat baik dan semangat yang tulus adalah hal yang layak untuk didukung, bukan dihakimi.
Aeronef ingin meluruskan jalan mimpi Nisya dengan memberikan pendidikan pramugari yang resmi, terarah dan sesuai standar industri, agar Nisya tidak lagi salah melangkah atau terjebak pada jalur yang keliru.
Dengan bekal ilmu, pelatihan, dan sertifikasi resmi, Aeronef ingin membantu Nisya benar-benar siap menjadi pramugari profesional, bukan sekadar bermimpi atau simbolis semata.
“Kami ingin membantu Kak Nisya mewujudkan mimpi mengenakan seragam pramugari yang sesungguhnya dengan bekal ilmu dan sertifikasi resmi,” tegas akun tersebut.
Dalam pesan terbuka melalui unggahan resmi itu, Aeronef memahami kondisi psikologis Nisya yang sedang sedih atau kecewa.
Pesan tersebut ingin menanamkan harapan bahwa kegagalan yang ia alami bukan akhir, melainkan titik awal menuju masa depan yang lebih baik.
“Mari berjuang bersama Aeronef Academy,” lanjutnya.
Apa itu Aeronef Academy?
Dikutip dari laman resminya, Aeronef Academy adalah institusi pelatihan profesional yang berfokus pada pendidikan dan pembentukan sumber daya manusia untuk bekerja di industri penerbangan, perhotelan, dan kapal pesiar.
Akademi ini terkenal sebagai sekolah pramugari dan pelatihan awak kabin yang menerapkan standar internasional serta pendekatan komprehensif dalam persiapan karier.
Aeronef Academy berada di Pare, Kediri, Jawa Timur yakni pusat pembelajaran bahasa Inggris yang populer di Indonesia (Kampung Inggris).
Aeronef Academy menyelenggarakan beberapa program pelatihan utama, antara lain:
- Flight Attendant (Pramugari/Pramugara): Pelatihan lengkap untuk menjadi awak kabin profesional.
- Cruise Ship Crew: Untuk karier di kapal pesiar internasional.
- Hospitality (Perhotelan): Pelatihan layanan profesional di industri perhotelan.
Pelatihan dirancang berbasis standar industri dengan pengajar berpengalaman, simulasi praktik, bahasa Inggris intensif, dan pembinaan karakter profesional.
Aeronef Academy memberikan bimbingan hingga masa rekrutmen dan penempatan kerja, termasuk rekomendasi kerja dan pendampingan sampai siap menghadapi proses seleksi maskapai atau industri layanan internasional.
Nisya Korban Penipuan Rp30 Juta
Berdasarkan hasil interogasi pihak berwajib di Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Banten, Nisya mengakui aksinya menyamar sebagai pramugari dilakukan karena merasa malu dengan keluarganya setelah menjadi korban penipuan.
Kanit IV Indag Polres Bandara Soekarno Hatta, Iptu Agung Pujianto, mengatakan Nisa ditipu saat ia dikenalkan dengan seseorang yang mengaku bisa membuatnya diterima sebagai pramugari.
Nisya yang tergiur berharap cita-citanya tercapai, memutuskan untuk berangkat dari Palembang ke Jakarta.
“Kemudian datanglah dia ke Jakarta dan ketemu seseorang yang menawarkan (menjadi pramugari) tersebut,” kata Agung dalam program Kompas Petang di YouTube Kompas TV, Kamis (8/1/2026).
Saat bertemu dengan oknum tersebut, ia menjanjikan bisa lolos seleksi dengan syarat membayar uang sejumlah Rp30 juta.
Namun, janji dari orang tersebut tidak kunjung dipenuhi.
“Pada dasarnya dia itu korban yang mana mau masuk (jadi) pramugari lalu menyerahkan uang Rp30 juta tapi berujung gagal. Orangnya (yang meminta uang) sudah tidak bisa dihubungi,” ujar Agung.
Pakai Seragam agar Orangtua Percaya
Lantaran terlanjur malu, Nisya pun lantas berpura-pura menjadi pramugari dan memposting foto di media sosialnya dengan mengenakan atribut lengkap.
Adapun maksud dari apa yang dilakukan Nisya yaitu agar keluarganya percaya dirinya sudah menjadi pramugari.
Bahkan, Agung mengungkapkan Nisya juga sempat berfoto bersama orang tuanya sembari mengenakan atribut pramugari palsu.
“Bahkan sempat memposting di media sosialnya dan berfoto-foto bareng orang tuanya dengan mengenakan pakaian pramugari lengkap,” tuturnya.
Nisya sengaja mengenakan atribut lengkap pramugari mulai dari sergam hingga kartu identitas sekolah pramugari dari Batik Air.
Rupanya hal itu dilakukan Nisya karena malu kepada keluarganya di Palembang tidak lolos saat seleksi menjadi pramugari.
Dalam pernyataannya, Nisya mengakui dirinya ikut serta dalam penerbangan Batik Air dengan rute Palembang–Jakarta (ID 70-508) pada 6 Januari 2026.
Video klarifikasinya itu dibagikan melalui unggahan akun Instagram @sumsel.terciduk pada Kamis (8/1/2026).
Melalui sebuah video singkat, wanita asal Palembang tersebut menyampaikan permintaan maaf dan menyesal.
“Saya Nisya, umur 23 tahun, asal saya dari Palembang. Dengan ini saya mengatakan memang benar saya melakukan penerbangan Batik Air rute Palembang-Jakarta ID 70-508 tanggal 6 Januari 2026 menggunakan atribut pramugari dan seragamnya,” ujarnya dalam video tersebut, dikutip dari Tribun Sumsel.
Ia juga menambahkan permohonan maaf khusus kepada manajemen maskapai terkait.
“Dengan ini saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak maskapai Batik Air maupun Lion Group. Video ini saya buat dengan sesungguhnya tanpa paksaan dari pihak manapun,” pungkasnya.
()
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com
