MURAL JALANAN! Seniman Lukis Tembok Kumuh di Kecamatan Pesantren pada 5 Desember 2025

KediriNews.com – Di tengah kota yang semakin padat dan dinamis, sebuah proyek seni mural kini menjadi perhatian khusus masyarakat Kecamatan Pesantren. Pada 5 Desember 2025, para seniman muda dari lingkungan pesantren akan menghadirkan karya seni mural yang tidak hanya memperindah wajah kawasan kumuh, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan kreativitas di tengah kesibukan kehidupan sehari-hari. Proyek ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mengekspresikan diri melalui seni.

Proyek ini diinisiasi oleh sejumlah santri dari berbagai pondok pesantren di wilayah Kecamatan Pesantren. Mereka telah melakukan persiapan selama beberapa bulan, termasuk pengumpulan bahan, pembuatan sketsa, dan pelatihan teknik lukis. Salah satu tokoh yang terlibat dalam proyek ini adalah Handi Purnomo, salah satu santri yang aktif dalam ekstrakurikuler menggambar sketsa. Ia menjelaskan bahwa proyek ini bukan sekadar hobi, tetapi juga bentuk partisipasi dalam memperbaiki citra lingkungan sekitar.

“Kami ingin menunjukkan bahwa santri tidak hanya fokus pada ilmu agama, tapi juga memiliki bakat seni yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” ujar Handi, seperti dikutip dalam wawancara dengan portal Jurnal Kota.

Santri sedang menggambar mural di tembok jalan raya

  1. Pembagian Tugas dan Peran dalam Proyek Mural
  2. Kelompok pertama bertugas membuat sketsa wajah dan pola yang akan menjadi dasar dari setiap mural.
  3. Kelompok kedua fokus pada penerapan warna dan ornamen, sehingga hasil akhirnya lebih hidup dan menarik.
  4. Ada juga kelompok khusus yang bertanggung jawab atas penyediaan cat dan alat lukis, yang diperoleh dari donasi warga sekitar.

  5. Dukungan Warga Sekitar

  6. Warga sekitar sangat mendukung proyek ini, bahkan banyak yang menyumbangkan cat dan bahan-bahan lainnya.
  7. Menurut Abdul Rohim, salah satu warga yang tinggal dekat lokasi mural, awalnya karya ini terlihat tidak menarik, tetapi setelah selesai, ia merasa mata terhibur dan suasana lingkungan menjadi lebih bersih dan indah.

  8. Tujuan dan Makna Mural

  9. Selain memperindah lingkungan, mural ini juga memiliki makna simbolis sebagai bentuk perayaan hari besar bangsa.
  10. Para seniman muda ini ingin menunjukkan bahwa mereka mampu menciptakan sesuatu yang bernilai estetika dan edukatif, sekaligus meningkatkan rasa percaya diri mereka sendiri.

Mural jalan raya yang akan diresmikan pada 5 Desember 2025 ini diharapkan bisa menjadi contoh nyata bagaimana seni dapat digunakan untuk mengubah ruang publik menjadi lebih indah dan bermakna. Dengan adanya proyek ini, harapan besar dititipkan kepada generasi muda untuk terus berkreativitas dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar.

Hashtag terkait:

MuralJalanRaya #SenimanTembok #PesantrenKreatif #KecamatanPesantren #Desember2025

Pos terkait