KediriNews.com – Masyarakat Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, kembali digemparkan oleh sebuah peristiwa mistis yang terjadi pada malam hari, tepatnya tanggal 3 Desember 2025. Seorang warga setempat mengaku melihat sosok cewek bonceng motor di jok belakang kendaraannya, meski tidak ada orang yang berada di sana. Kejadian ini memicu rasa takut dan kebingungan di kalangan masyarakat sekitar.
“Saya sedang pulang dari pasar, tiba-tiba merasakan motor saya terasa lebih berat. Saya menoleh ke belakang dan melihat ada cewek yang duduk di jok belakang, tapi saat saya mencoba memanggilnya, dia langsung menghilang,” ujar salah satu saksi mata, Andi, kepada KediriNews.com.
Menurut informasi yang dihimpun, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 WIB, saat jalan-jalan di Kecamatan Semen masih sepi. Tidak hanya Andi, beberapa pengendara lain juga melaporkan hal serupa, meski dengan detail yang berbeda-beda. Ada yang mengatakan melihat cewek berpakaian putih, ada pula yang mengaku melihat sosok yang bergerak seperti sedang duduk di belakang motor.
Peristiwa yang Menggemparkan
Dalam laporan resmi dari Polsek Semen, kasus ini masih dalam proses penyelidikan. “Kami sedang memeriksa saksi-saksi dan memastikan apakah ada indikasi gangguan jiwa atau fenomena alam yang bisa dijelaskan secara ilmiah,” kata Kepala Seksi Kepolisian Semen, Budi Santoso.
Namun, banyak warga setempat percaya bahwa kejadian ini merupakan fenomena supernatural. Mereka mengaitkannya dengan mitos-mitos lama tentang hantu perempuan yang sering muncul di tempat-tempat angker. Salah satu mitos yang sering disebut adalah cerita tentang “Cewek Bonceng Motor” yang dikenal sebagai hantu penunggu jalan-jalan gelap.
Penjelasan dari Ahli Budaya
Ahli budaya lokal, Dedi Supriyadi, menjelaskan bahwa mitos-mitos semacam ini sering muncul karena kepercayaan masyarakat akan keberadaan makhluk halus. “Banyak daerah di Indonesia memiliki legenda tentang hantu perempuan yang sering muncul di malam hari. Ini bisa menjadi bentuk peringatan bagi masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga kebersihan hati serta pikiran,” katanya.
Ia juga menyarankan agar masyarakat tidak terlalu khawatir, tetapi tetap menjaga sikap tenang dan berdoa. “Jika kita percaya pada Tuhan, maka kita akan merasa aman. Jangan biarkan ketakutan menguasai pikiran kita,” tambahnya.
Kemungkinan Penyebab Ilmiah
Di sisi lain, para ahli psikologi dan ilmuwan percaya bahwa kejadian ini bisa dijelaskan dengan cara ilmiah. Misalnya, kondisi kelelahan, stres, atau bahkan efek visual akibat pencahayaan yang kurang jelas bisa menyebabkan ilusi penglihatan. Namun, hal ini tidak sepenuhnya dapat membantah kepercayaan masyarakat yang sudah lama berkembang.
Pengalaman Pribadi
Salah satu warga setempat, Rina, bercerita bahwa ia pernah mengalami hal serupa beberapa tahun lalu. “Saya sedang pulang sendirian, tiba-tiba merasakan ada sesuatu di belakang motor. Saat saya menoleh, tidak ada siapa pun. Tapi rasanya seperti ada yang mengikuti saya,” katanya.
Rina mengaku bahwa kejadian itu membuatnya sangat takut, dan sejak saat itu ia selalu memperhatikan lingkungan sekitarnya saat berkendara. Ia juga mulai melakukan ritual kecil-kecilan seperti membawa air minum dan doa sebelum bepergian.
Langkah Pencegahan
Untuk menghindari kejadian serupa, warga Kecamatan Semen disarankan untuk tetap waspada dan menjaga kebersihan hati. Selain itu, mereka juga diminta untuk tidak menyebarkan informasi yang tidak jelas atau menimbulkan kepanikan.
“Kita harus tetap tenang dan percaya pada Tuhan. Jika ada sesuatu yang tidak jelas, segera laporkan kepada pihak berwajib agar bisa segera ditangani,” pesan Budi Santoso.

