Malaysia Open 2026 – Ana/Trias meledak beri dosa terberat wakil terbaik tuan rumah, media Malaysia sebut Tan/Thinaah dikutuk

Kemenangan ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari menghadirkan catatan suram bagi Pearly Tan/Thinaah Muralitharan pada Malaysia Open 2026.

Sebagai kekuatan utama Negeri Jiran di sektor ganda putri, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan harus menelan hasil pahit saat bersua Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.

Dalam laga babak 16 besar Malaysia Open 2026, pasangan peringkat kedua dunia itu tidak berdaya membendung Ana/Trias yang bermain solid hari ini, Kamis (8/1/2026).

Berlaga di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Ana/Trias berhasil mempermalukan Tan/Thinaah di kandang sendiri dengan skor 26-24, 21-17 dalam tempo 54 menit.

Melalui kemenangan ini, pasangan peringkat ke-60 dunia itu menggenggam tiket menuju babak perempat final turnamen BWF Super 1000 ini yang bergulir pada esok hari.

Selain tempat di fase delapan besar, hasil manis ini membuat Ana/Trias sukses pecah telur dengan pertama kali menang usai menjalani total lima pertemuan di lapangan pertandingan.

Rentetan hasil minor itu termasuk saat Ana/Trias dilibas pada babak final bulu tangkis SEA Games 2025 kategori perorangan pada akhir tahun lalu.

Di sisi lain, kekalahan ini sontak mengejutkan banyak pihak terlebih dari posisi Tan/Thinaah yang unggul dalam peringkat dunia dengan beda 58 anak tangga sendiri.

Salah satu media Malaysia NewStraitsTimes atau NST tak segan memberikan sentilan kepada Tan/Thinaah usai dilibas Ana/Trias di mana mereka disebut melanjutkan kutukan di rumah sendiri.

Ya, Tan/Thinaah memiliki rapor merah setiap berlaga di ajang ini sejak debut mereka pada tahun 2022 yang terhenti juga di babak kedua.

Alih-alih meningkat, Tan/Thinaah justru menelan early exit atau gugur pada babak pertama di tiga edisi beruntun pada 2023, 2024, dan 2025.

Hasil ini jelas menjadi tamparan besar lantaran Tan/Thinaah mampu membungkam asa Ana/Trias untuk meraih medali emas SEA Games 2025 yang notabene perjumpaan terakhir mereka.

“Kutukan Malaysia Open terus menghantui Pearly Tan/Thinaah Muralitharan setelah unggulan kedua itu tersingkir di babak kedua,” tulis NST.

“Tan/Thinaah kalah 26-24, 21-17 dari pasangan Indonesia peringkat 60 dunia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari di Axiata Arena.”

“Kekalahan ini merupakan kekecewaan, terutama setelah Malaysia mengalahkan pasangan yang sama untuk meraih medali emas SEA Games di Bangkok bulan lalu dan membawa rekor head-to-head yang dominan 4-0 ke pertandingan ini.”

“Hal ini juga berarti Tan/Thinaah kini gagal melaju lebih jauh dari babak kedua dalam kelima penampilan mereka di Malaysia Open.”

“Mereka tersingkir di babak kedua pada debut mereka di tahun 2022, sebelum menderita kekalahan di babak pertama dalam tiga edisi berikutnya.”

Usai pertandingan, Ana merasa lega karena mampu membalas kekalahan saat berjumpa dalam hajatan olahraga terbesar di Asia Tenggara lalu.

Dari pengalaman pahit itu, Ana mendapatkan pandangan baru dan terobosan yang cukup efektif dalam memenangkan laga hari ini atas Tan/Thinaah.

“Kami masih ingat rasanya di final SEA Games kemarin, sudah unggul 3-4 poin di gim ketiga tapi tersusul dan akhirnya kalah oleh mereka,” kata Ana, melalui siaran PBSI yang diterima .

“Rasa sakitnya kami ingat dan jadi tambahan motivasi untuk tidak terulang lagi hari ini,” tuturnya menambahkan.

Untuk babak perempat final besok, Ana/Trias dipastikan bersua lawan berat Baek Ha-na/Lee So-hee dari Korea Selatan.

Pos terkait