LAMPU TENAGA SURYA! Jalan Desa Kecamatan Tarokan Terang pada 10 Desember 2025!

KediriNews.com – Pada 10 Desember 2025, masyarakat Desa Tarokan, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, menyaksikan perubahan besar dalam penerangan jalan. Sebuah proyek penggunaan lampu tenaga surya resmi diresmikan dan beroperasi secara penuh. Proyek ini menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas hidup warga serta menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Kami sangat senang dengan inisiatif ini. Lampu tenaga surya tidak hanya memberi penerangan yang memadai, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada listrik konvensional,” ujar Kepala Desa Tarokan, Bapak Suryadi. Ia menambahkan bahwa kehadiran lampu ini juga membantu meningkatkan rasa aman bagi warga saat malam hari.

Lampu tenaga surya adalah solusi yang ramah lingkungan dan hemat energi. Dengan menggunakan panel surya untuk menyerap cahaya matahari siang hari, energi disimpan dalam baterai dan digunakan untuk menyalakan lampu secara otomatis pada malam hari. Teknologi ini tidak memerlukan kabel listrik, sehingga cocok untuk daerah terpencil atau wilayah yang sulit dijangkau oleh jaringan listrik biasa.

Berikut beberapa keunggulan dari penggunaan lampu tenaga surya:

  1. Hemat Energi

    Lampu ini tidak memerlukan biaya listrik tambahan karena sumber energinya berasal dari matahari. Dengan demikian, biaya operasional dapat ditekan hingga 100%.

  2. Ramah Lingkungan

    Tidak ada emisi karbon yang dihasilkan, sehingga mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

  3. Mudah Dipasang

    Instalasi tidak memerlukan perluasan jaringan listrik, sehingga lebih cepat dan efisien.

  4. Tahan Cuaca Ekstrem

    Dirancang untuk bertahan dalam kondisi cuaca apapun, termasuk hujan dan angin kencang.

  5. Otomatis Menyala dan Mati

    Dilengkapi sensor cahaya yang membuat lampu menyala sendiri saat gelap dan mati ketika pagi tiba.

Panel surya yang dipasang di tiang lampu jalan di Desa Tarokan

Proyek ini dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan mahasiswa KKN. Salah satu kelompok KKN yang terlibat adalah Kelompok 48 dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Mereka sebelumnya telah melakukan survei dan wawancara untuk memahami masalah utama di Desa Tarokan.

“Pembuangan sampah sembarangan menjadi salah satu isu utama. Namun, kami juga melihat bahwa penerangan jalan yang kurang memadai juga menjadi kendala,” kata salah satu anggota kelompok KKN, Aisyah.

Dalam rangka peningkatan kualitas hidup, mahasiswa KKN tidak hanya fokus pada pemasangan plang edukasi, tetapi juga mencari solusi jangka panjang seperti penerangan jalan. Mereka bekerja sama dengan pihak desa untuk merancang pemasangan lampu tenaga surya di titik-titik strategis.

Beberapa titik yang dipilih untuk pemasangan lampu adalah area persawahan, jalanan utama, dan tempat-tempat umum. Setiap lampu memiliki daya 2000 lumen dan dilengkapi sensor otomatis. Dengan kapasitas baterai yang cukup, lampu bisa menyala hingga 12 jam setiap malamnya.

Selain itu, proyek ini juga menjadi bagian dari program pendidikan dan pengabdian masyarakat. Mahasiswa KKN belajar tentang manajemen proyek, kerja sama tim, dan pemecahan masalah nyata. Sementara itu, masyarakat Desa Tarokan mendapatkan akses penerangan yang lebih baik tanpa harus khawatir akan tagihan listrik.

Penggunaan lampu tenaga surya di Desa Tarokan bukan hanya sekadar proyek teknis, tetapi juga simbol perubahan menuju kehidupan yang lebih berkelanjutan. Dengan adanya lampu ini, warga dapat beraktivitas lebih aman, lingkungan menjadi lebih bersih, dan ekosistem terjaga.

Menurut Kepala Desa Tarokan, proyek ini akan terus dikembangkan. “Kami berharap, di masa depan, seluruh jalan di desa ini bisa diterangi oleh lampu tenaga surya,” katanya.

Proyek ini juga menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di sekitarnya. Dengan hasil yang positif, banyak pihak mulai tertarik untuk menerapkan teknologi serupa. Inisiatif ini menunjukkan bahwa inovasi dan kepedulian dapat menjadi kunci dalam menghadapi tantangan lingkungan dan sosial.

Hashtag:

LampuTenagaSurya #DesaTarokan #EnergiTerbarukan #PeneranganJalan #KKNMahasiswa #InovasiLingkungan #PembangunanBerkelanjutan #EnergiHijau #PerubahanPositif #KemajuanDesa

Pos terkait