KUPING GAJAH! Motif Spiral Manis Renyah di Kecamatan Papar pada 15 Oktober 2025

KediriNews.com – Pada 15 Oktober 2025, masyarakat Kecamatan Papar akan merayakan perayaan khas dengan tampilan yang menarik dan cita rasa tradisional. Salah satu yang menjadi sorotan adalah “Kuping Gajah”, camilan khas Nusantara yang memiliki motif spiral unik, rasa manis, dan tekstur renyah. Kue ini tidak hanya menjadi pilihan camilan favorit, tetapi juga simbol kebersamaan dan kekayaan budaya lokal.

“Kuping Gajah memang memiliki daya tarik tersendiri. Bentuknya yang unik dan rasanya yang lezat membuatnya menjadi camilan yang selalu dinanti,” ujar Ibu Siti, salah satu pengrajin kue tradisional di Kecamatan Papar. Dalam beberapa tahun terakhir, kue ini semakin populer, terutama saat momen spesial seperti Lebaran dan Natal. Tidak heran jika pada 15 Oktober 2025, banyak warga setempat mempersiapkan kue ini sebagai bagian dari acara perayaan.

Kuping Gajah dibuat dengan bahan-bahan sederhana seperti tepung terigu, gula pasir, telur, margarin, santan, serta cokelat bubuk untuk memberikan warna yang kontras. Proses pembuatan kue ini membutuhkan ketelatenan dan kesabaran, terutama dalam membentuk motif spiral yang rapi. Adonan harus digiling dengan ketebalan yang pas agar hasil akhirnya sempurna.

Menurut resep yang diterapkan oleh para pengrajin, penggunaan tepung terigu protein rendah sangat penting untuk menghasilkan tekstur yang renyah. Selain itu, penggunaan santan atau susu cair membantu memberikan kelembutan tanpa mengurangi kecrispan kue. “Teknik menggoreng juga sangat krusial. Minyak harus panas dan api kecil agar kue matang merata tanpa gosong,” tambah Ibu Siti.

Proses pembuatan kuping gajah bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan, terutama bagi keluarga yang ingin menciptakan momen bersama. Banyak orang memilih untuk membuat kue ini sendiri di rumah, karena prosesnya tidak terlalu sulit jika mengikuti langkah-langkah yang benar. Berikut beberapa langkah utama:

  1. Persiapan Bahan:
  2. 1 kg tepung terigu protein sedang
  3. 2 butir telur
  4. 200 gram margarin
  5. 250 gram gula pasir
  6. ½ sendok teh garam
  7. 50 gram cokelat bubuk
  8. 200 ml santan (bisa menggunakan 2 bungkus santan instan + air)
  9. Vanili secukupnya

  10. Pembuatan Adonan:

  11. Kocok telur, gula, dan vanili hingga gula larut.
  12. Tambahkan margarin dan garam, lalu aduk hingga merata.
  13. Masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil diuleni.
  14. Tambahkan santan secara bertahap hingga adonan bisa dipulung.

  15. Pembentukan Motif Spiral:

  16. Bagi adonan menjadi dua bagian.
  17. Campurkan cokelat bubuk yang telah dilarutkan dengan sedikit air hangat ke salah satu bagian.
  18. Giling adonan putih dan cokelat hingga tipis, lalu tempatkan cokelat di atas putih.
  19. Gulung adonan perlahan sambil sedikit ditekan agar bentuknya tetap kokoh.

  20. Penggorengan:

  21. Panaskan minyak dalam wajan dengan api kecil.
  22. Potong adonan sesuai ukuran yang diinginkan.
  23. Goreng hingga berwarna kecokelatan dan renyah.

Di Kecamatan Papar, perayaan 15 Oktober 2025 akan menjadi momen istimewa untuk menikmati kue-kue tradisional seperti Kuping Gajah. Masyarakat setempat biasanya menyajikannya sebagai camilan yang bisa dinikmati sekaligus dibagikan kepada tamu atau tetangga. Kue ini juga sering menjadi bagian dari pameran kuliner lokal, yang menunjukkan kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat.

Selain menikmati rasa, Kuping Gajah juga menjadi simbol kebersamaan dan keharmonisan. Dengan bentuk spiral yang menarik dan rasa yang manis-renyah, kue ini tidak hanya memenuhi lidah, tetapi juga memperkaya pengalaman budaya masyarakat. Seiring berkembangnya waktu, Kuping Gajah tetap menjadi ikon kue tradisional yang layak dijaga dan dilestarikan.

KupingGajah #TradisiNusantara #KueRenyah #Papar2025 #CamilanTradisional

Pos terkait