KediriNews.com – Pada hari Senin, 10 November 2025, sebuah kejadian yang tidak biasa terjadi di Museum Airlangga, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Seorang pengunjung mengaku melihat keris kuno yang terbang secara misterius di dalam ruangan pameran senjata tradisional. Peristiwa ini menimbulkan berbagai spekulasi dan memicu perbincangan di kalangan masyarakat lokal maupun para peneliti sejarah.
Awalnya, kejadian itu terjadi saat museum sedang ramai dikunjungi oleh wisatawan dan pelajar dari berbagai daerah. Saksi mata, yang tak ingin disebutkan identitasnya, mengatakan bahwa saat mereka sedang memperhatikan koleksi keris yang dipajang, tiba-tiba satu buah keris terlempar dari raknya dan melayang di udara selama beberapa detik sebelum jatuh kembali ke tempat semula. “Saya benar-benar kaget. Tidak ada angin, tidak ada orang yang menyentuhnya,” ujarnya dengan nada tak percaya.
Peristiwa tersebut segera dilaporkan kepada pihak pengelola museum. Menurut Kepala Museum Airlangga, Budi Santoso, kejadian itu belum bisa dijelaskan secara ilmiah. “Kami sedang melakukan investigasi lebih lanjut. Kami juga meminta bantuan dari ahli sejarah dan teknologi untuk memastikan apakah ada faktor eksternal yang memengaruhi kejadian tersebut,” katanya.
Penjelasan dari Ahli
Dalam wawancara dengan KediriNews.com, Dr. Rizki Ananta, seorang ahli sejarah dari Universitas Negeri Malang, memberikan penjelasan sederhana tentang kemungkinan penyebab kejadian tersebut. “Keris adalah benda yang sangat bersejarah dan memiliki makna spiritual bagi masyarakat Jawa. Dalam budaya lokal, banyak mitos yang berkaitan dengan keberadaan keris. Namun dari segi ilmiah, kita harus mencari penjelasan yang rasional.”
Menurut Rizki, kemungkinan besar kejadian itu disebabkan oleh faktor fisik, seperti getaran atau gesekan yang tidak terduga dari alat lain di sekitar keris. “Mungkin saja ada alat elektronik atau benda logam lain yang bergetar dan memengaruhi posisi keris. Tapi kami masih perlu memeriksa lebih lanjut.”
Reaksi Masyarakat
Kejadian ini menimbulkan reaksi beragam dari masyarakat. Beberapa orang menganggapnya sebagai fenomena mistis, sementara yang lain merasa waspada. “Saya merasa agak takut. Tapi saya juga ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi,” kata salah satu pengunjung, Dian.
Di media sosial, kejadian ini menjadi viral. Banyak netizen yang berbagi video pendek kejadian tersebut dan memberikan komentar yang beragam. Beberapa menganggapnya sebagai fenomena supernatural, sementara yang lain menyarankan agar pihak museum memeriksa kondisi bangunan dan alat-alat di dalamnya.
Upaya Investigasi
Pihak Museum Airlangga telah mengambil langkah-langkah untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung. Mereka akan memeriksa seluruh ruangan, termasuk sistem ventilasi dan instalasi listrik, untuk memastikan tidak ada gangguan teknis yang dapat menyebabkan kejadian serupa.
Selain itu, museum juga akan mengadakan seminar edukasi untuk menjelaskan makna dan nilai-nilai sejarah dari keris serta pentingnya menjaga keamanan benda-benda bersejarah.
Kesimpulan
Meskipun kejadian keris terbang di Museum Airlangga masih menjadi teka-teki, pihak museum tetap berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung. Mereka juga berharap kejadian ini tidak mengganggu minat masyarakat untuk terus mengunjungi museum dan belajar tentang sejarah Indonesia.
Sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya, pengunjung diimbau untuk tetap menjaga sikap sopan dan menghormati benda-benda yang dipajang. Semoga kejadian ini menjadi pengingat bahwa sejarah dan budaya Indonesia memiliki daya tarik yang luar biasa.
