KediriNews.com – Wisata Gunung Kelud Kediri dipadati pengunjung jelang liburan akhir tahun 2025. Kunjungan wisatawan ke kawasan wisata Gunung Kelud Kabupaten Kediri terpantau meningkat tajam, terutama menjelang perayaan liburan akhir tahun yang jatuh pada 15 Desember 2025.

Gunung Kelud, yang berada di perbatasan tiga kabupaten—Kediri, Blitar, dan Malang—terus menjadi salah satu destinasi alam favorit di Jawa Timur. Dengan panorama kawah hijaunya yang khas dan jalur wisata yang mudah dijangkau, gunung api aktif ini menawarkan pengalaman wisata yang memadukan petualangan ringan dengan keindahan alam vulkanik.

Menurut data dari Koordinator Petugas Wisata Gunung Kelud, Gunawan Priyo Utomo, arus kunjungan selama libur Lebaran dan liburan sekolah masih stabil, namun kini mulai meningkat menjelang liburan akhir tahun. “Pada momen libur kemarin, puncak kunjungan terjadi pada Sabtu-Minggu dengan rata-rata 1.500 pengunjung per hari. Setelah itu, sudah mulai landai,” ungkap Gunawan saat dikonfirmasi.

Meski angka kunjungan belum mencapai tingkat seperti Lebaran tahun-tahun sebelumnya, pengelola tetap bersyukur karena Gunung Kelud masih menjadi destinasi favorit bagi masyarakat Kediri dan sekitarnya. Terutama bagi rombongan komunitas, pengunjung dari sekolah, hingga ibu-ibu arisan yang datang secara berkelompok.

Perjalanan menuju kawah diawali dengan melewati sebuah terowongan sepanjang sekitar 200 meter. Jalur ini kerap menjadi bagian favorit wisatawan karena suasana gelap dan dingin yang memberi sensasi tersendiri sebelum tiba di area kawah yang terbuka dengan latar perbukitan hijau. Dari titik ini, pengunjung dapat langsung melihat bentang alam Gunung Kelud yang luas dengan dinding-dinding batu yang menjulang.

Salah satu ikon lain yang menarik perhatian adalah Tebing Sumbing Gajah Mungkur. Tebing berbentuk piramida dengan kemiringan sekitar 70 derajat ini berdiri megah di sisi kawah. Tingginya mencapai sekitar 250 meter dan menjadi spot impian bagi pencinta panjat tebing.

Untuk menikmati seluruh kawasan wisata, pengunjung dikenakan tiket masuk Rp 8.000 pada hari biasa dan Rp 10.000 pada akhir pekan atau hari libur. Tarif parkir kendaraan sekitar Rp 5.000. Jika ingin menghemat tenaga, wisatawan dapat menggunakan jasa ojek dari area parkir. Tarifnya berkisar Rp 30.000 pulang-pergi untuk titik parkir motor atau Rp 40.000 dari area parkir mobil. Harga tersebut bisa berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi lapangan.

Jam operasional kawasan ini dimulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB. Waktu terbaik mengunjungi biasanya pada pagi hari ketika cuaca masih cerah dan puncak gunung tidak tertutup kabut.

Rute paling mudah menuju Gunung Kelud adalah melalui Kediri dengan jarak sekitar 38 kilometer, ditempuh dalam waktu kurang lebih satu jam. Pengunjung akan melewati sejumlah jalur utama seperti Jalan Raya Pagu, Jalan Kelud, hingga Jalan Wates Ngancar sebelum tiba di loket masuk. Sepanjang perjalanan, panorama perbukitan dan lekukan lereng gunung memberikan pemandangan memanjakan mata. Wisatawan juga kerap berhenti sejenak di beberapa titik untuk menikmati pemandangan Kota Kediri dari ketinggian.

Dengan harga tiket yang terjangkau dan akses yang relatif mudah, Gunung Kelud menjadi pilihan ideal bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata alam tanpa trek pendakian yang terlalu berat. Kombinasi kawah hijau, tebing eksotis, dan lanskap vulkanik membuat destinasi ini selalu menarik dikunjungi sepanjang tahun.

Pos terkait