KediriNews.com – Warga Kediri heboh setelah terungkap kasus arisan fiktif yang menimpa ratusan korban dengan kerugian mencapai Rp5 miliar. Korban-korban tersebut mengalami kekecewaan dan kesedihan berat, bahkan ada yang menangis histeris akibat uang mereka hilang tanpa jejak.

Kasus ini diungkap oleh sejumlah korban yang mengaku tertipu oleh seorang perempuan bernama N (26), warga Kota Kediri. Arisan yang disebutnya “sungguhan” ternyata hanya tipuan belaka. Para korban awalnya percaya karena N menawarkan keuntungan besar dan memberikan bukti transfer kepada peserta lain yang mendapat giliran arisan.

RT (56), salah satu korban, mengungkapkan pengalamannya. Ia mengaku tertarik bergabung karena N menawarkan untung besar. Awalnya ia membeli arisan senilai Rp5,5 juta dan mendapat untung Rp3 juta. Setelah itu, RT menambah modal hingga Rp60 juta, namun uang tersebut tidak kembali.

E, korban lainnya, juga mengaku tergiur dengan tawaran pelaku. Ia membeli arisan senilai Rp5 juta dan dijanjikan bisa laku Rp8 juta. Namun, sejak awal Desember 2025, arisan tidak berjalan lagi dan uang yang sudah dibayarkan tidak bisa diminta kembali.

Para korban akhirnya melaporkan kasus ini ke Polres Kediri Kota, Polres Kediri, hingga Polda Jawa Timur. Pada 12 Desember 2025, puluhan peserta arisan mendatangi rumah N di Kelurahan Kampung Dalem, tetapi sehari kemudian N sudah tidak bisa dihubungi dan rumahnya dikunci.

Selain RT dan E, banyak korban lain yang mengalami kerugian besar. Beberapa dari mereka bahkan telah menyetor hingga Rp500 juta, tetapi uang tersebut tidak kembali. Kerugian total diperkirakan mencapai Rp5-6 miliar.

Kasus ini juga menarik perhatian pihak berwajib. Kini, kasus arisan fiktif ini sedang dalam penanganan Polda Jawa Timur. Para korban berharap uang mereka bisa kembali dan pelaku segera dimintai pertanggungjawaban.

Pos terkait