Menurut informasi yang dihimpun, sapi betina tersebut terperosok ke dalam sumur berdiameter sekitar 1 meter dan kedalaman sekitar 10 meter. Sapi yang sedang hamil itu sempat mengalami kesulitan untuk keluar dari sumur akibat posisi yang sempit dan licin.
Proses evakuasi dimulai setelah warga setempat memberi tahu pihak kepolisian dan Damkar Banyumas. Petugas langsung turun tangan dengan membawa alat bantu seperti katrol, tali karmentel, dan body harnesh untuk menurunkan dan menaikkan sapi dari dalam sumur.
“Evakuasi dilakukan secara hati-hati agar tidak menyebabkan cedera pada sapi maupun petugas,” ujar salah satu anggota Damkar yang terlibat dalam penyelamatan tersebut.
Sementara itu, warga sekitar juga ikut membantu dengan memastikan keamanan lokasi dan membantu proses evakuasi. Mereka terlihat sangat khawatir atas kondisi sapi yang terperosok ke dalam sumur.
Setelah beberapa jam berjuang, akhirnya sapi berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Keberhasilan ini mendapat apresiasi dari warga setempat dan netizen yang menyaksikan video penyelamatan tersebut.
Kejadian ini mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar kandang ternak, terutama jika dekat dengan sumber air atau sumur. Dengan adanya langkah-langkah pencegahan yang tepat, risiko kejadian serupa bisa diminimalkan.
Dari pengalaman ini, para petugas Damkar menegaskan bahwa mereka siap membantu masyarakat dalam situasi darurat, baik itu penyelamatan manusia maupun hewan ternak.
