Kabar mengejutkan datang dari wilayah Kediri, Jawa Timur. Seorang pria tanpa identitas ditemukan mengapung di bawah jembatan Semampir, Kecamatan Kediri, Kabupaten Kediri. Penemuan ini memicu kehebohan di kalangan warga setempat dan menjadi perhatian pihak berwajib.
Mayat tersebut ditemukan oleh seorang warga yang sedang mancing ikan di sekitar aliran sungai. Saat ditemukan, korban dalam kondisi tanpa busana dan terlihat mengapung di permukaan air. Kejadian ini terjadi di lokasi yang cukup dekat dengan pemukiman warga, sehingga membuat masyarakat kaget dan langsung melaporkannya ke pihak desa setempat.
Menurut informasi yang dihimpun, penemuan mayat tersebut terjadi pada hari Sabtu, 4 Maret 2023. Saksi mata pertama kali melihat sosok jasad manusia yang mengapung di sekitaran sungai. Kapolsek Kunjang, AKP Ashanik, menjelaskan bahwa pihaknya langsung merespons laporan tersebut dan melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri untuk mengevakuasi jenazah.
“Mayat tersebut dapat dievakuasi dari sungai oleh petugas kepolisian dibantu BPBD Kabupaten Kediri pada malam hari,” ujar AKP Ashanik. Ia juga menambahkan bahwa lokasi penemuan jasad berada di aliran Sungai Konto Rolak 70, sekitar 20 meter dari tanggul.
Saat ini, jenazah korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Tim medis akan melakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya. Meskipun belum ada indikasi tindak pidana, polisi tetap melakukan penyelidikan menyeluruh guna memastikan tidak ada unsur kekerasan atau tindakan ilegal yang terlibat.
Kapolsek Kunjang juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk segera menghubungi pihak kepolisian. “Kami juga terus mengumpulkan informasi tambahan dari saksi dan warga sekitar guna mengungkap identitas korban, sekaligus memastikan penyebab kematiannya,” tutur AKP Ashanik.
Penemuan mayat tanpa identitas ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap keamanan lingkungan. Selain itu, kasus ini juga menunjukkan pentingnya kerja sama antara warga dan aparat dalam menangani situasi darurat. Sampai saat ini, penyelidikan masih berlangsung dan pihak kepolisian akan terus memperbarui informasi terkait kasus ini.
