Pada tanggal 14 Desember 2025, masyarakat Kabupaten Kediri kembali menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dengan menggelar aksi bersih-bersih Sungai Brantas. Kegiatan ini dilakukan oleh komunitas lingkungan setempat dan diikuti oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan pemerintah dan organisasi masyarakat. Aksi ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Sungai Nasional 2025 yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian sungai.
Aksi bersih-bersih ini digelar di sepanjang aliran Sungai Brantas yang melintasi wilayah Kediri. Berbagai jenis sampah, mulai dari plastik hingga limbah organik, berhasil dikumpulkan dan dibuang ke tempat yang sesuai. Selain itu, peserta juga melakukan edukasi kepada warga sekitar tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta dampak negatif pencemaran terhadap ekosistem sungai.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar membersihkan sungai, tetapi juga menjadi ajang sosialisasi tentang perlunya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan komunitas dalam menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujar salah satu anggota komunitas lingkungan yang turut serta dalam aksi tersebut.
Menurut data dari UPT Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) WS Brantas Kediri, Sungai Brantas memiliki peran vital sebagai sumber air bagi ribuan penduduk di Jawa Timur. Namun, kondisi sungai ini semakin memprihatinkan akibat adanya pencemaran yang berasal dari limbah industri, sampah rumah tangga, dan aktivitas pertanian yang tidak terkontrol.
Dalam rangka menyikapi masalah ini, beberapa upaya telah dilakukan, seperti peningkatan pengawasan terhadap limbah industri dan pembuatan sistem pengelolaan sampah yang lebih efisien. Namun, partisipasi aktif masyarakat tetap menjadi kunci utama dalam menjaga kebersihan sungai.
Selain aksi bersih-bersih, kegiatan ini juga diiringi dengan diskusi dan dialog antara komunitas lingkungan dengan pihak terkait. Mereka membahas berbagai strategi jangka panjang untuk mengurangi polusi sungai dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya lingkungan.
Kepala Seksi Pemeliharaan dan Rehabilitasi UPT PSDA WS Brantas Kediri, Cahyo Handono, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat tentang keberlanjutan lingkungan.
“Sungai yang bersih akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam mendukung program ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Aksi bersih-bersih Sungai Brantas oleh komunitas lingkungan pada 14 Desember 2025 menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat tumbuh dari bawah. Dengan semangat dan kerja sama yang baik, masyarakat Kediri berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan untuk generasi mendatang.
