KediriNews.com – Pada tanggal 20 Juni 2025, kebun salak pondoh yang terletak di Kecamatan Plosoklaten kembali menjadi pusat perhatian masyarakat. Wisata petik buah ini menarik banyak pengunjung dari berbagai daerah, baik lokal maupun luar kota. Pengunjung dapat langsung memetik buah salak dari pohonnya dan membawa pulang hasil panen segar sebagai oleh-oleh. “Saya datang ke sini bersama keluarga untuk merasakan pengalaman unik memetik buah langsung dari kebun,” ujar Siti Aminah, seorang pengunjung asal Surabaya.
Sejak beberapa tahun terakhir, kebun salak pondoh di wilayah ini telah berkembang pesat. Tidak hanya sebagai tempat wisata, tetapi juga menjadi salah satu sumber pendapatan bagi warga setempat. Menurut data Dinas Pertanian Kabupaten Kediri, jumlah pengunjung kebun salak pondoh meningkat hingga 30% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini didorong oleh peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya wisata alam dan edukasi.
-
Wisata Petik Buah yang Menyenangkan
Pengunjung yang datang ke kebun salak pondoh tidak hanya bisa melihat pohon salak, tetapi juga ikut serta dalam aktivitas petik buah. Setiap pengunjung diberikan alat khusus dan bimbingan dari petani setempat. Proses ini memberikan pengalaman yang tidak bisa ditemukan di tempat lain. “Saya sangat senang bisa memetik buah sendiri. Rasanya seperti kembali ke masa kecil ketika saya tinggal di desa,” tambah Budi, seorang pengunjung dari Jakarta. -
Keunikan Salak Pondoh
Salak pondoh memiliki rasa yang manis dan renyah, sehingga menjadi primadona di kalangan pecinta buah. Berbeda dengan varietas salak lainnya, salak pondoh memiliki tekstur daging yang tidak melekat pada biji, sehingga mudah dikonsumsi. Selain itu, salak pondoh juga memiliki aroma khas yang membuatnya semakin disukai. “Buah ini tidak hanya enak dimakan segar, tetapi juga bisa diolah menjadi berbagai olahan seperti keripik atau minuman,” jelas Ibu Rina, seorang petani setempat. -
Dukungan Pemerintah dan Masyarakat
Pengembangan kebun salak pondoh di Kecamatan Plosoklaten tidak lepas dari dukungan pemerintah setempat dan partisipasi aktif masyarakat. Berbagai program pelatihan budidaya salak telah diadakan agar para petani lebih mahir dalam mengelola kebun mereka. Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan infrastruktur seperti jalan akses dan fasilitas umum agar wisatawan merasa nyaman saat berkunjung. -
Pengaruh Ekonomi Lokal
Wisata petik buah salak pondoh telah memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Banyak warga yang kini menjual produk olahan salak seperti keripik, selai, atau minuman. Bahkan, beberapa rumah tangga mulai mengembangkan usaha kuliner berbasis salak. “Dulu kami hanya bertani, sekarang kami juga bisa menjual olahan salak,” ujar Pak Slamet, seorang petani yang sudah berkecimpung di bidang ini selama 15 tahun. -
Fasilitas dan Aktivitas Tambahan
Selain aktivitas petik buah, kebun salak pondoh juga menyediakan berbagai fasilitas dan aktivitas tambahan. Pengunjung dapat mengikuti tour kebun, belajar tentang budidaya salak, atau bahkan mengikuti acara outbound. Di samping itu, ada juga area untuk berfoto dan menikmati suasana alami yang sejuk. “Kami menyediakan paket wisata lengkap, mulai dari pembelajaran, aktivitas petik buah, hingga penginapan di homestay,” tambah Ibu Dayat, pengelola kebun salak pondoh.
Hashtag: #KebunSalakPondoh #WisataPetikBuah #Plosoklaten #OlehOlehKhasJogja #PariwisataAlam
