KEBAKARAN GUDANG RONGSOK! Asap Hitam Membubung Tinggi di Kecamatan Pesantren pada 25 Juni 2025

KediriNews.com – Kebakaran yang melanda sebuah gudang rongsok di Kecamatan Pesantren, Jawa Timur, menjadi perhatian masyarakat setempat. Peristiwa ini terjadi pada hari Senin, 25 Juni 2025, pukul 13.43 WIB, dengan asap hitam yang membubung tinggi dan mengganggu kenyamanan warga sekitar. Informasi awal menyebutkan bahwa api berasal dari sampah yang dibakar lalu ditinggal pemiliknya, hingga akhirnya menjalar ke area gudang.

“Api berasal dari sampah yang dibakar lalu ditinggal pemiliknya, hingga menjalar dan mengancam bangunan di sekitar lokasi,” ujar Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Banyumas, Andaru Budilaksono, seperti dikutip dari SERAYUNEWS.

Kronologi Kebakaran

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran pertama kali dilaporkan oleh seorang pegawai Pengadilan Negeri bernama Rio. Dari laporan tersebut, dua unit Damkar Induk langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Petugas tiba di tempat kejadian sekitar pukul 13.52 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman.

“Petugas tiba pukul 13.52 WIB dan langsung melakukan pemadaman hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.08 WIB,” tambah Andaru. Dalam proses pemadaman, petugas mendapat bantuan dari Polsek Purwokerto Selatan, Koramil Purwokerto Selatan, perangkat Kelurahan Karangklesem, dan warga sekitar.

Penyebab dan Saksi Mata

Dari hasil penyelidikan, kebakaran dipicu oleh kelalaian seorang warga bernama Kusnaidi (68) yang membakar sampah di dekat gudang rongsok. Api yang ditinggalkan membesar dan merambat ke area gudang. Seorang saksi mata, Sunadi (65), melihat kobaran api semakin besar hingga merambat ke arah Hotel Mukti yang berdekatan, lalu berteriak meminta pertolongan warga.

“Kami sangat khawatir karena api menyebar cukup cepat. Tapi alhamdulillah, petugas datang cepat dan bisa mengendalikannya,” ujar Sunadi.

Kerugian dan Penanganan

Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, kerugian materi ditaksir mencapai Rp2 juta. “Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak meninggalkan api saat membakar sampah. Kelalaian sekecil apapun bisa berakibat fatal,” tegas Andaru.

Seluruh peralatan damkar dinyatakan lengkap dan berfungsi baik selama proses pemadaman. Meskipun kebakaran tidak menyebabkan kerusakan besar, kejadian ini tetap menjadi peringatan penting bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap bahaya kebakaran.

Upaya Pencegahan dan Kesadaran Masyarakat

Pihak kepolisian dan dinas pemadam kebakaran juga mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan. Mereka menyarankan agar setiap rumah menyediakan alat pemadam kebakaran ringan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Beberapa kejadian serupa juga pernah terjadi di wilayah lain, seperti kebakaran gudang rongsok di Yogyakarta dan toko ban di Bekasi. Dalam beberapa kasus, kebakaran dipicu oleh percikan api atau kelalaian dalam membakar sampah. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap risiko kebakaran masih perlu ditingkatkan.

Rekomendasi dan Tindakan Lanjutan

Setelah kejadian ini, pihak terkait akan melakukan evaluasi dan memberikan sosialisasi lebih lanjut kepada masyarakat. Beberapa langkah yang direkomendasikan antara lain:

  1. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya kebakaran.
  2. Memastikan keberadaan alat pemadam kebakaran di lingkungan rumah dan tempat usaha.
  3. Mengatur pembuangan sampah secara benar dan aman.
  4. Melakukan pelatihan dasar pemadaman kebakaran bagi warga setempat.

Kesimpulan

Kebakaran gudang rongsok di Kecamatan Pesantren pada 25 Juni 2025 adalah peringatan nyata tentang pentingnya kesadaran masyarakat terhadap risiko kebakaran. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini mengingatkan kita semua bahwa tindakan sederhana seperti meninggalkan api saat membakar sampah dapat berujung pada bencana besar. Dengan kesiapan dan kesadaran yang baik, masyarakat dapat meminimalkan risiko kebakaran dan melindungi diri serta lingkungan sekitar.

KEBAKARAN #GUDANGRONSOK #KECAMATANPESANTREN #KEBAKARAN2025 #KEBAKARANINDONESIA

Pos terkait