JENGGLOT PEMINUM DARAH DITEMUKAN DI SUNGAI KECAMATAN GURAH PADA 9 DESEMBER 2025!

KediriNews.com – Sebuah peristiwa mengejutkan terjadi di Sungai Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Pada tanggal 9 Desember 2025, warga setempat melaporkan penemuan makhluk aneh yang disebut sebagai “jenglot pemimun darah”. Penemuan ini memicu kegaduhan di kalangan masyarakat dan mengundang perhatian para ahli mitos serta peneliti budaya lokal.

Penemuan tersebut dilaporkan oleh seorang petani setempat bernama Suryadi. Ia mengatakan bahwa saat sedang membersihkan pinggiran sungai, ia mendengar suara aneh dari bawah air. Setelah mencari sumber suara, ia menemukan sebuah benda kecil berwarna hitam dengan mata merah dan mulut yang terbuka lebar. Benda itu terlihat seperti makhluk hidup, namun ukurannya sangat kecil, hanya sebesar tangan orang dewasa.

“Saya langsung panik. Saya tidak tahu apa itu. Tapi saya melihat matanya, dan rasanya seperti sedang menatap saya. Tidak bisa dipercaya,” ujar Suryadi, seperti dikutip dari laporan KediriNews.com.

Menurut cerita rakyat, jenglot adalah makhluk yang diyakini memiliki kekuatan magis dan sering dikaitkan dengan ritual-ritual tertentu. Namun, jenglot yang ditemukan di Sungai Gurah disebut-sebut memiliki kemampuan khusus, yaitu menyedot darah manusia. Hal ini membuat warga setempat khawatir dan memilih untuk menjauhi area sekitar sungai.

Ahli mitos lokal, Prof. Suryadi, mengatakan bahwa penemuan ini bisa menjadi bukti nyata dari mitos-mitos yang selama ini hanya diceritakan secara turun-temurun. “Jenglot memang ada dalam mitos Jawa, tapi biasanya hanya berupa benda-benda kecil yang diperlakukan sebagai pusaka. Namun, jika benar ini jenglot pemimun darah, maka ini sangat langka dan bahaya,” katanya.

Prof. Suryadi menambahkan bahwa jenglot pemimun darah sering kali dikaitkan dengan ritual penyembuhan atau pengobatan tradisional. Namun, hal ini tidak boleh dilakukan sembarangan karena bisa membahayakan keselamatan jiwa.

Sementara itu, pihak kepolisian setempat telah melakukan investigasi terhadap penemuan ini. Menurut Kepala Polsek Gurah, AKP Rudi, pihaknya sedang memeriksa apakah jenglot tersebut benar-benar makhluk hidup atau hanya benda palsu. “Kami akan meminta bantuan ahli forensik untuk memastikan apakah ini benda asli atau buatan manusia,” ujarnya.

Namun, banyak warga setempat tetap percaya bahwa jenglot ini adalah makhluk asli yang memiliki kekuatan magis. Mereka mengaku takut untuk kembali ke sungai tersebut, terutama pada malam hari.

Dalam konteks budaya, penemuan ini juga memicu diskusi tentang kepercayaan masyarakat terhadap mitos dan legenda. Banyak orang mulai mempertanyakan apakah mitos-mitos yang selama ini dianggap hanya cerita fiksi ternyata memiliki dasar nyata.

Mungkin saja, jenglot pemimun darah yang ditemukan di Sungai Gurah adalah bukti bahwa mitos dan realitas bisa saling bersinggungan. Dan bagi masyarakat setempat, ini adalah peringatan untuk lebih waspada terhadap hal-hal yang tidak terduga di alam sekitar mereka.

Kesimpulan

Penemuan jenglot pemimun darah di Sungai Kecamatan Gurah pada 9 Desember 2025 merupakan peristiwa yang mengejutkan dan memicu banyak spekulasi. Meskipun masih dalam proses investigasi, penemuan ini menunjukkan bahwa mitos dan kepercayaan masyarakat lokal masih sangat kuat. Bagi sebagian orang, ini adalah bukti bahwa dunia gaib memang ada. Namun, bagi yang lain, ini hanyalah fenomena alam yang belum sepenuhnya terpecahkan.

#JenglotPeminumDarah #SungaiGurah #MitologiJawa #BudayaLokal #MitosIndonesia

Pos terkait