KediriNews.com – Jembatan Jongbiru, yang menjadi penghubung antara Kabupaten dan Kota Kediri, akhirnya resmi dibuka pada 10 Maret 2025. Peresmian jembatan ini dilakukan oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau yang akrab disapa Mas Dhito. Acara peresmian berlangsung di Kecamatan Gampengrejo, dengan prosesi pemotongan pita dilakukan secara simbolis.
“Jembatan Jongbiru ini merupakan salah satu infrastruktur penting yang akan mempercepat akses menuju Bandara Dhoho Kediri. Kami berharap, keberadaannya bisa memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ujar Mas Dhito dalam sambutannya.
Sejarah dan Perkembangan Jembatan Jongbiru
Jembatan Jongbiru memiliki panjang 133,94 meter dan melintasi Sungai Brantas. Sebelumnya, jembatan ini sempat terputus sejak 2017 akibat kerusakan struktur yang cukup parah. Warga sekitar harus memutar melalui Jembatan Semampir untuk menyeberang ke wilayah Barat sungai.
Pembangunan kembali jembatan ini dimulai pada November 2023, dengan dana APBN tahun anggaran 2023-2024 sebesar Rp25 miliar. Konstruksi menggunakan rangka baja, sehingga diharapkan lebih tahan lama dan aman dari ancaman banjir maupun arus sungai yang deras.
“Selama ini masyarakat harus berputar sedikit untuk bisa masuk ke barat sungai. Besar harapan ini mempersingkat durasi waktu yang tadinya harus memutar bisa mempersingkat waktu menuju bandara,” kata Mas Dhito.
Manfaat bagi Masyarakat dan Ekonomi Lokal
Dengan dibukanya Jembatan Jongbiru, warga Kabupaten dan Kota Kediri kini dapat lebih mudah bergerak tanpa harus melewati jalur alternatif yang lebih jauh. Hal ini juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar, khususnya para pedagang yang sebelumnya mengalami penurunan aktivitas akibat tertutupnya jembatan.
Sukarni, warga Desa Jongbiru, menyampaikan rasa gembira atas pembukaan jembatan tersebut. “Seneng banget. Maleh rame dalane, orang-orang jualan semua jadi suka, mesti laku,” ujarnya.
Pelebaran Jalan dan Persiapan Infrastruktur Pendukung
Untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas, Pemerintah Kabupaten Kediri telah melakukan pelebaran ruas jalan menuju Jembatan Jongbiru. Pelebaran jalan ini mencakup area dari simpang empat Jongbiru hingga jembatan dengan panjang 475 meter. Harapannya, begitu masuk wilayah Kota Kediri, pelebaran jalan juga dilakukan pemerintah setempat.
“Ruas jalan yang ada di kota harapannya bisa diperlebar, dari arah Kabupaten ini kita sudah melakukan pembebasan (lahan) kurang lebih ada 56 KK,” ungkap Mas Dhito.
Peran Jembatan dalam Konektivitas Bandara Dhoho
Jembatan Jongbiru juga menjadi bagian dari rencana pengembangan Bandara Dhoho Kediri. Dengan adanya jembatan ini, akses menuju bandara menjadi lebih cepat dan efisien. Sebelumnya, masyarakat harus melewati jalan yang lebih panjang, sehingga memakan waktu dan biaya transportasi yang lebih besar.
Mas Dhito menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan komitmen Pemkab Kediri untuk menyiapkan infrastruktur pendukung menuju Bandara Dhoho. Ia juga berharap agar pihak Kota Kediri dapat segera melakukan pelebaran jalan di wilayah mereka.
Harapan Masa Depan dan Tantangan yang Menghadang
Meski jembatan ini telah selesai dibangun dan diresmikan, masih ada beberapa tantangan yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah koordinasi antara Pemkab Kediri dan Pemkot Kediri dalam hal pengelolaan dan pemeliharaan jalan di wilayah Kota Kediri.
Selain itu, perlu adanya evaluasi berkala terhadap kondisi jembatan agar tetap aman dan layak digunakan. Meski demikian, dengan dukungan penuh dari Kementerian PUPR dan kerja sama yang baik antar pihak, Jembatan Jongbiru diharapkan bisa menjadi aset yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Kesimpulan
Peresmian Jembatan Jongbiru pada 10 Maret 2025 menjadi langkah penting dalam memperkuat konektivitas antara Kabupaten dan Kota Kediri. Selain mempercepat akses menuju Bandara Dhoho, jembatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Dengan konstruksi yang kuat dan perencanaan yang matang, Jembatan Jongbiru siap menjadi bagian dari infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
