KediriNews.com – Pada 5 Desember 2025, masyarakat Kecamatan Kayen Kidul akan menyaksikan momen istimewa dalam rangkaian acara “Lomba Desa Bersih”. Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah pembangunan gapura cantik yang akan menjadi simbol kebersihan dan keindahan desa. Gapura ini tidak hanya sebagai akses masuk ke kawasan lomba, tetapi juga menjadi representasi semangat warga dalam menjaga lingkungan.
Gapura tersebut dirancang dengan konsep modern namun tetap mempertahankan nilai budaya lokal. Warna-warna cerah, dekorasi bunga, serta elemen seni yang menggambarkan keberagaman masyarakat setempat akan menjadi ciri khas dari struktur ini. “Gapura ini merupakan bentuk perhatian pemerintah desa dan masyarakat untuk menunjukkan bahwa kebersihan bukan hanya sekadar tugas, tapi bagian dari identitas desa,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat, yang enggan disebutkan namanya.
- Konsep dan Desain Gapura
Gapura yang akan dibangun di tengah kawasan lomba memiliki desain yang sangat menarik. Dengan ukuran sekitar 10 meter tinggi dan 8 meter lebar, struktur ini akan menjadi ikon baru di Kecamatan Kayen Kidul. Desainnya menggabungkan elemen tradisional seperti anyaman bambu dan batu alam dengan sentuhan modern seperti lampu LED dan dekorasi bunga buatan.
“Kami ingin gapura ini bisa menjadi tempat foto yang viral. Bukan hanya indah, tapi juga berfungsi sebagai pengingat bahwa kebersihan penting bagi seluruh masyarakat,” kata Kepala Desa setempat, saat diwawancarai oleh media lokal.
- Peran Masyarakat dalam Pembangunan
Pembangunan gapura ini tidak hanya dilakukan oleh pemerintah desa, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif dari warga. Berbagai komunitas seperti Karang Taruna, PKK, dan organisasi pemuda turut serta dalam proses penyiapan bahan dan pemasangan dekorasi. Bahkan, beberapa kelompok ibu-ibu membuat hiasan bunga dari kertas daur ulang sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
“Ini bukan hanya tentang menyelesaikan pekerjaan, tapi juga membentuk kesadaran bahwa kita semua punya peran dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan,” tambah salah satu anggota Karang Taruna.
-
Dukungan dari Pihak Terkait
Acara lomba desa bersih ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Polres Kediri dan dinas terkait. Selain itu, beberapa perusahaan swasta juga memberikan bantuan dana untuk membiayai pembangunan gapura. “Kami sangat mendukung inisiatif ini karena mencerminkan komitmen masyarakat dalam menjaga lingkungan,” ujar perwakilan salah satu perusahaan. -
Pengaruh terhadap Wisata dan Ekonomi Lokal
Gapura yang indah ini diharapkan dapat meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung ke Kecamatan Kayen Kidul. Saat ini, wilayah ini sudah dikenal sebagai destinasi wisata edukatif dan agrowisata, seperti Desa Wisata Jambu. Dengan hadirnya gapura yang menarik, harapan besar muncul bahwa jumlah pengunjung akan meningkat, sehingga berdampak positif pada perekonomian warga.
“Jika gapura ini berhasil menarik banyak orang, maka aktivitas ekonomi di sekitar desa akan meningkat. Misalnya, warung-warung makan dan penginapan akan lebih ramai,” ujar salah satu pelaku UMKM di wilayah tersebut.
- Keberlanjutan dan Kebersihan Lingkungan
Selain sebagai simbol kebersihan, gapura ini juga menjadi bagian dari program keberlanjutan yang dijalankan oleh pemerintah desa. Bahan-bahan yang digunakan dalam pembangunan dipilih dari sumber yang ramah lingkungan, seperti kayu daur ulang dan bahan biodegradable. Selain itu, pengelolaan sampah di sekitar area lomba juga akan diperketat untuk menjaga kebersihan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kebersihan tidak hanya sekadar kegiatan sementara, tapi menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat,” tutup Kepala Desa.
[IMAGE: Gapura Cantik Lomba Desa Bersih di Kecamatan Kayen Kidul Tahun 2025]
