Kota Kediri kembali digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria yang ditemukan mengapung di aliran irigasi. Peristiwa ini terjadi di wilayah Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, dan langsung memicu perhatian masyarakat serta aparat setempat.
Jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh petugas yang sedang menjalankan tugas di Bendung Gerak Waru Turi, sebuah area yang berada dalam kawasan Sungai Brantas. Saat itu, petugas sedang membersihkan eceng gondok di dekat penahan sampah ketika melihat sesosok tubuh mengapung di permukaan air.
Menurut informasi yang dihimpun, jasad yang ditemukan adalah seorang laki-laki berusia 26 tahun bernama ZT, warga Desa Kwadungan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Korban pertama kali dilaporkan hilang oleh keluarganya ke Polsek Ngasem pada Selasa (29/8), dan akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di aliran irigasi tersebut.
Kapolsek Gampengrejo AKP Sunaryo membenarkan adanya penemuan jasad tersebut. Ia menyampaikan bahwa jasad korban ditemukan dalam kondisi mengenakan pakaian warna merah bertuliskan “Warindo” dan celana jeans biru tua. Setelah dilakukan proses evakuasi, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan atau cedera fisik pada tubuh korban. Dugaan sementara mengarah pada kemungkinan korban meninggal akibat depresi. Keluarga korban menyampaikan bahwa ZT sempat mengalami gangguan mental setelah kehilangan orang tuanya.
Selain itu, polisi juga menemukan beberapa barang bukti di lokasi kejadian, termasuk pakaian yang dikenakan korban. Proses identifikasi dilakukan oleh pihak keluarga, yang akhirnya membenarkan bahwa jenazah tersebut adalah anggota keluarga mereka.
Setelah dilakukan pemeriksaan dan dipastikan tidak ada unsur tindak pidana, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki anggota lanjut usia atau yang memiliki riwayat gangguan mental, agar meningkatkan pengawasan guna mencegah kejadian serupa terulang.
Penemuan jasad pria mengapung di aliran irigasi Gampengrejo Kediri menjadi peringatan bagi masyarakat akan pentingnya menjaga keselamatan dan kesehatan mental, terutama bagi para lansia dan individu yang rentan terhadap gangguan psikologis.
