KediriNews.com – Hasil quick count Pilkada Kabupaten Kediri 2025 menunjukkan bahwa pasangan calon (paslon) petahana, Hanindhito Himawan Pramana-Dewi Mariya Ulfa (Dhito-Dewi), unggul tipis dalam perhitungan suara sementara. Berdasarkan data yang dirilis oleh lembaga survei Charta Politika pada Rabu (27/11) pukul 17.28 WIB, Dhito-Dewi mendapatkan 55,71 persen suara, sedangkan lawannya, Deny Widyanarko-Mudawamah, meraih 44,29 persen.
“Quick count hanyalah quick count. Kita tetap menunggu penetapan KPU nanti,” ujar Hanindhito Himawan Pramana dalam konferensi persnya, Rabu (27/11/2025). Ia menegaskan bahwa hasil quick count tidak akan mengubah sikapnya untuk tetap menunggu pengumuman resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Latar Belakang Paslon Petahana
Hanindhito Himawan Pramana, yang akrab disapa Dhito, adalah putra dari mantan Sekretaris Kabinet era Presiden Joko Widodo, Pramono Anung. Sementara itu, Dewi Mariya Ulfa pernah menjabat sebagai ketua Fatayat Kediri. Keduanya kembali berpasangan setelah sebelumnya menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kediri periode 2020-2024.
Paslon ini didukung oleh belasan partai politik, termasuk PDIP, Gerindra, Golkar, PAN, PKS, Demokrat, PPP, dan lainnya. Dukungan ini memberikan kekuatan signifikan bagi paslon petahana dalam kompetisi Pilkada 2025.
Lawan yang Kuat
Deny Widyanarko, yang merupakan seorang pengusaha, berpasangan dengan Mudawamah, Ketua Pengurus Cabang Muslimat NU Kediri. Paslon nomor urut 1 ini diusung oleh dua partai besar, yaitu PKB dan NasDem. Meskipun kalah dalam quick count, paslon ini tetap memiliki basis dukungan yang kuat, terutama di kalangan masyarakat yang lebih memilih perubahan.
Selama masa kampanye, kedua paslon saling bersaing dalam berbagai bentuk debat dan sosialisasi program. Meski demikian, suasana Pilkada 2025 di Kabupaten Kediri relatif kondusif, tanpa adanya insiden kerusuhan atau konflik yang signifikan.
Harapan Masyarakat
Menjelang pengumuman resmi dari KPU, masyarakat Kediri berharap agar hasil pemilu dapat dipegang dengan baik dan menjadi dasar pembangunan daerah yang lebih baik. Hanindhito Himawan Pramana juga mengajak seluruh pendukungnya untuk menjaga semangat guyub rukun dan tidak terpecah belah karena perbedaan pilihan.
“Sekarang sudah masa pencoblosan maka harapan saya semoga hasil yang keluar nanti siapapun yang terpilih adalah bupati yang bisa bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Kediri,” ucap Hanindhito usai mencoblos di TPS 010, Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, hari ini.
Proses Penetapan Hasil
Meski hasil quick count menunjukkan kemenangan petahana, proses penentuan pemenang masih harus melalui tahapan resmi dari KPU. KPU Kabupaten Kediri telah menetapkan jadwal pengumuman resmi hasil pemilu, yang akan dilakukan setelah seluruh suara masuk dan diverifikasi.
Pihak KPU juga telah menyampaikan bahwa semua proses akan berlangsung transparan dan akuntabel. Mereka menjamin bahwa semua suara akan dihitung secara adil dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Kesimpulan
Hasil quick count Pilkada Kabupaten Kediri 2025 menunjukkan bahwa paslon petahana unggul tipis dalam perhitungan suara sementara. Namun, hasil ini belum final dan harus menunggu pengumuman resmi dari KPU. Semua pihak, termasuk paslon, pendukung, dan masyarakat, diharapkan dapat menjaga situasi yang damai dan konstruktif menuju masa depan yang lebih baik bagi Kabupaten Kediri.
