KediriNews.com – Pada hari Minggu (5 Januari 2025), harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) menunjukkan stabilitas dengan harga jual sebesar Rp 1.539.000 per gram dan harga buyback sebesar Rp 1.388.000 per gram. Namun, meskipun harga emas terlihat stabil, warga di sekitar Jalan Sriwijaya Kecamatan Kota justru membanjiri toko perhiasan setempat. Mereka berbondong-bondong untuk membeli emas dalam jumlah besar, mengingat adanya prediksi penurunan harga yang bisa saja terjadi.
“Kami melihat banyak warga yang datang ke toko kami sejak pagi hari. Mereka ingin membeli emas karena mendengar informasi bahwa harga akan turun,” ujar Ibu Siti, pemilik toko perhiasan di Jalan Sriwijaya. “Meski harga saat ini stabil, mereka lebih memilih membeli sekarang daripada menunggu dan khawatir harga justru turun.”
Fenomena Penurunan Harga Emas
Pada hari yang sama, grafik harga emas Antam menunjukkan bahwa harga emas batangan tetap stabil di level Rp 1.539.000 per gram. Namun, berdasarkan data dari beberapa sumber, seperti Kontan.co.id dan Liputan6.com, harga emas dunia sempat mengalami penurunan akibat penguatan dolar AS. Hal ini membuat para investor mulai waspada terhadap fluktuasi harga emas dalam jangka pendek.
Berdasarkan analisis dari pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi, harga emas global masih memiliki potensi untuk naik, namun juga tidak menutup kemungkinan koreksi. “Jika momentum penguatan tetap terjaga, harga emas bisa tembus USD 3.376 per troy ounce. Namun, jika tekanan jual meningkat, harga bisa turun ke kisaran USD 3.340 hingga USD 3.335,” jelasnya.
Alasan Warga Serbu Toko Perhiasan
Penurunan harga emas menjadi salah satu faktor utama yang mendorong warga untuk membeli emas secara massal. Meskipun harga saat ini stabil, banyak orang percaya bahwa harga emas akan terus turun dalam waktu dekat. Dengan demikian, mereka memilih untuk membeli emas sekarang sebagai bentuk investasi jangka panjang.
“Kami membeli emas karena harga saat ini relatif rendah dibandingkan beberapa bulan lalu,” kata Bapak Arif, seorang pembeli emas di toko perhiasan. “Kami berharap nantinya harga akan naik lagi, sehingga bisa mendapatkan untung.”
Prediksi Harga Emas di Masa Depan
Dalam jangka panjang, harga emas diprediksi akan terus mengalami fluktuasi. Namun, selama ketidakpastian global tetap tinggi, emas tetap menjadi aset yang diminati sebagai lindung nilai. Menurut data dari Raja Emas Indonesia, harga emas perhiasan juga mengalami variasi sesuai dengan kadar karatnya. Contohnya, harga emas 24 karat mencapai Rp 1.420.000 per gram, sedangkan emas 18 karat hanya Rp 1.000.000 per gram.
Para ahli mengingatkan bahwa investasi emas harus dilakukan dengan hati-hati. “Tanpa memperhitungkan perbedaan antara harga beli dan harga jual, investor bisa mengalami kerugian,” jelas sumber dari Kontan.co.id. Oleh karena itu, penting bagi para pembeli untuk memahami perbedaan harga tersebut sebelum membeli emas.
Kesimpulan
Harga emas yang stabil pada 5 Januari 2025 tidak menghalangi warga di Jalan Sriwijaya Kecamatan Kota untuk membeli emas secara masif. Mereka memilih untuk membeli emas sekarang karena adanya prediksi penurunan harga. Meski demikian, para ahli tetap menyarankan agar investor memperhatikan perbedaan harga beli dan harga jual, serta memantau perkembangan harga emas secara berkala.
