KediriNews.com – Pada 10 Desember 2025, masyarakat Kecamatan Pare akan digemparkan oleh kehadiran sebuah acara kuliner yang menarik perhatian banyak orang. Acara tersebut adalah pameran dimsum ayam kukus hangat dengan saus sambal yang diklaim memiliki rasa unik dan lezat. Event ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya memperkenalkan olahan lokal yang kaya akan cita rasa tradisional namun tetap modern.
“Kami ingin mengajak masyarakat untuk mencoba produk lokal yang tidak hanya enak, tapi juga sehat,” ujar salah satu penyelenggara acara, Andi. “Dimsum ayam kami dibuat dengan bahan-bahan segar dan proses pengolahan yang higienis.”
Acara ini akan diadakan di pusat keramaian Kecamatan Pare, yaitu dekat Pasar Tradisional. Tidak hanya menyajikan dimsum ayam, para peserta juga akan diberi kesempatan untuk mencicipi berbagai jenis saus sambal yang telah dipersiapkan khusus untuk acara ini. Dari sambal cabai rawit hingga sambal terasi, setiap varian memiliki ciri khasnya sendiri.
Berikut beberapa hal yang bisa dinikmati dalam acara tersebut:
-
Pameran Dimsum Ayam Kukus
Para pengunjung akan diperkenalkan dengan berbagai jenis dimsum ayam yang dikukus. Mulai dari dimsum isi ayam biasa hingga variasi seperti dimsum ayam jamur atau wortel. Semua dimsum ini dibuat dengan bahan-bahan segar dan teknik pengolahan yang baik. -
Saus Sambal Khas
Salah satu daya tarik utama acara ini adalah saus sambal yang disajikan bersama dimsum. Sambal ini dibuat dengan resep khusus dan diproduksi secara mandiri oleh para pelaku usaha lokal. -
Kuliner Lainnya
Selain dimsum, ada juga hidangan lain yang bisa dicoba, seperti tahu goreng, siomay, dan aneka lontong. Semua hidangan ini disajikan dengan harga yang sangat terjangkau. -
Pertunjukan Budaya
Acara ini juga dilengkapi dengan pertunjukan budaya lokal, seperti tarian tradisional dan musik daerah. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengalaman lengkap bagi para pengunjung. -
Promosi Produk Lokal
Banyak UMKM lokal yang ikut serta dalam acara ini. Mereka memperkenalkan produk-produk mereka, mulai dari makanan ringan hingga aksesori.
Dalam acara ini, Andi menjelaskan bahwa tujuan utamanya adalah membangkitkan minat masyarakat terhadap kuliner lokal. “Kami percaya bahwa dengan memperkenalkan makanan lokal, kita juga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat setempat,” tambahnya.
Menurut informasi yang diperoleh, acara ini akan berlangsung selama dua hari, yaitu 10 dan 11 Desember 2025. Pengunjung dapat mengakses acara ini secara gratis, meskipun ada beberapa stand yang menawarkan produk dengan harga tertentu.
Salah satu pengunjung yang sudah datang lebih awal, Rina, mengatakan bahwa ia sangat antusias dengan acara ini. “Saya suka makanan tradisional, jadi saya ingin mencoba dimsum ayam yang dikukus. Rasanya pasti lezat,” katanya.
Selain itu, acara ini juga menjadi ajang promosi wisata kuliner di Kecamatan Pare. Banyak pengunjung dari wilayah sekitar yang datang untuk mencoba makanan khas daerah ini.
Dalam rangkaian acara, para pengunjung juga bisa mengikuti workshop membuat dimsum ayam. Workshop ini diadakan secara gratis dan diisi oleh chef lokal yang sudah berpengalaman. “Ini adalah kesempatan bagus bagi masyarakat untuk belajar membuat dimsum sendiri,” ujar salah satu peserta workshop.
Dengan adanya acara ini, diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap kuliner lokal dan bisa merasakan manfaatnya secara langsung. Selain itu, acara ini juga menjadi wadah untuk memperkuat komunitas kuliner di Kecamatan Pare.
