Daftar 5 orang terkaya di Indonesia awal 2026 Sabtu (3/1)

, JAKARTA — Deretan konglomerat yang masuk daftar 5 orang terkaya di Indonesia hingga Sabtu (3/1/2026).

Berdasarkan data Forbes The Real-Time Billionaires List Sabtu (3/1/2026), Prajogo Pangestu masih menjadi orang terkaya di Indonesia dengan nilai kekayaan bersih US$38,5 miliar. Jumlah harta yang dimiliki tercatat turun US$0,554 miliar dibandingkan dengan hari sebelumnya.

Dengan nilai kekayaan bersih itu, Prajogo Pangestu menempati posisi ke-55 daftar orang terkaya di dunia.

Sebagaimana diketahui, sumber kekayaan Prajogo Pangestu berasal dari deretan perusahaan yang tersebar mulai dari bisnis petrokimia hingga energi baru terbarukan (EBT).

Dari sisi kinerja keuangan, emiten yang terafiliasi konglomerat Prajogo Pangestu terpantau membukukan pertumbuhan pendapatan pada kuartal III/2025.

Direktur Utama BRPT Agus Pangestu menyampaikan kinerja solid per September 2025 tak lepas dari dampak berkelanjutan akuisisi Aster Chemicals and Energy Pte. Ltd. (ACE) pada awal tahun, yang mendorong pendapatan bisnis petrokimia.

Grup tersebut melalui PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) melakukan pembangunan Pabrik Chlor-Alkali dan Ethylene Dichloride (CA-EDC) di Cilegon, Banten, yang telah mencapai 33% penyelesaian. TPIA turut melakukan akuisisi jaringan ritel stasiun pengisian bahan bakar Esso milik ExxonMobil di Singapura.

BRPT juga memperkuat kapabilitas infrastruktur dan logistik melalui ekspansi portofolio PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) atau CDI Group. Terbaru, CDIA melakukan penambahan dua aset kapal.

Di sektor energi baru terbarukan (EBT), entitas BRPT, yakni PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) menjaga kestabilan produksi panas bumi, dan meningkatkan ekspansi listrik tenaga angin. Per September 2025, kapasitas terpasang BREN mencapai 989 MW.

BREN akan terus berfokus pada proyek Salak Unit 7 dan Wayang Windu Unit 3 yang ditargetkan beroperasi secara komersial pada akhir 2026. Ekspansi tersebut memperkuat peta jalan perseroan menuju kapasitas terpasang energi terbarukan sebesar 2,3 GW pada 2032.

“Kami akan terus memperkuat bisnis melalui ekspansi strategis, menjaga disiplin pengelolaan modal, serta melakukan daur ulang modal untuk membuka peluang baru. Upaya-upaya ini tidak hanya akan menjaga momentum pertumbuhan, tetapi juga menciptakan nilai berkelanjutan bagi para pemegang saham,” papar Agus Pangestu.

Di posisi kedua, bertengger nama raja batu bara Low Tuck Kwong dengan nilai kekayaan bersih US$23,1 miliar hingga Sabtu (3/1/2026).

Kendati demikian, Low Tuck Kwong mengalami kenaikan nilai kekayaan bersih senilai US$0,81 miliar pada awal Januari 2026.

Sementara itu, keluarga Grup Djarum R. Budi Hartono dan Michael Hartono kompak menempati posisi ketiga dan keempat. Keduanya sama-sama mengalami penurunan total net worth pada Sabtu (3/1/2026).

Secara terperinci, nilai kekayaan bersih Budi Hartono naik US$0,13 miliar ke US$21,5 miliar. Sedangkan, Michael Hartono mengalami penurunan US$0,12 miliar menjadi US$20,6 miliar.

Adapun, posisi kelima daftar orang terkaya di Indonesia awal Januari 2026 ditempati oleh Tahir dan Keluarga dengan nilai kekayaan bersih US$10,8 miliar.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Pos terkait