KediriNews.com – Jelang libur Lebaran, kegiatan servis berkala pada sepeda motor semakin diminati oleh masyarakat. Di Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, terlihat antrean panjang di berbagai bengkel motor yang mengakibatkan peningkatan jumlah pengunjung dan aktivitas usaha. Hal ini menjadi bukti bahwa masyarakat kian sadar akan pentingnya perawatan kendaraan sebelum melakukan perjalanan mudik.
Menurut informasi dari beberapa pemilik bengkel setempat, permintaan layanan servis meningkat drastis sejak akhir bulan Juni hingga awal Juli 2025. “Sudah dua minggu terakhir ini, kita tidak pernah sepi. Banyak pelanggan datang untuk service berkala atau perbaikan mesin agar kondisi motornya siap digunakan,” ujar Ibu Siti, salah satu pemilik bengkel di Desa Karangbendo.
Peningkatan ini tidak hanya terjadi di bengkel-bengkel besar, tetapi juga di bengkel-bengkel kecil yang biasanya hanya melayani pelanggan setia. “Kami menerima banyak pesanan service dari warga sekitar yang ingin memastikan kendaraannya dalam kondisi prima,” tambah Ibu Siti.
- Jenis Layanan yang Diminati
- Service Berkala: Banyak pengendara memilih untuk melakukan servis berkala seperti ganti oli, cek sistem rem, dan pemeriksaan lampu.
- Perbaikan Mesin: Beberapa pengendara membawa motornya untuk diperbaiki jika terdapat gangguan mesin.
-
Ganti Rantai dan Busi: Ini adalah layanan yang sering diminta karena kondisi rantai dan busi bisa memengaruhi performa motor.
-
Kenaikan Omset dan Pengunjung
Dalam beberapa minggu terakhir, omset bengkel-bengkel di Kecamatan Ngasem meningkat hingga 30-50 persen. “Sebelumnya, kami hanya melayani 10 sampai 15 unit per hari, sekarang rata-rata mencapai 25-30 unit,” kata Pak Amin, pemilik bengkel di Desa Tegalrejo.
Selain itu, jumlah pengunjung juga meningkat, terutama pada hari Sabtu dan Minggu. “Beberapa pelanggan harus menunggu cukup lama karena antrian sangat panjang,” tambah Pak Amin.
- Promo dan Diskon yang Menarik
Tak hanya meningkatnya permintaan, para pemilik bengkel juga mulai memberikan promo menarik untuk menarik lebih banyak pelanggan. Misalnya, diskon jasa servis sebesar 10-15 persen atau gratis ganti oli untuk pembelian spare part tertentu.
“Kami memberikan promo untuk menarik pelanggan, karena dengan harga yang lebih murah, mereka lebih percaya untuk melakukan servis di bengkel kami,” ujar Ibu Siti.
- Peringatan dan Tips untuk Pengendara
Meski permintaan layanan servis meningkat, para pemilik bengkel tetap memperingatkan pengendara untuk tidak mengabaikan perawatan rutin. “Jangan hanya melakukan servis saat mendekati mudik, karena kondisi kendaraan bisa rusak tiba-tiba,” ujar Pak Amin.
Selain itu, pengendara juga disarankan untuk melakukan pemeriksaan berkala, seperti cek tekanan ban, kabel aki, dan sistem pendingin mesin.
- Tantangan yang Dihadapi
Salah satu tantangan utama yang dihadapi bengkel di Kecamatan Ngasem adalah kepadatan pengunjung. “Kadang ada pelanggan yang harus menunggu hingga 2-3 jam hanya untuk mendapatkan layanan servis,” ujar Ibu Siti.
Selain itu, stok spare part juga menjadi masalah. “Beberapa komponen seperti busi dan oli langka, sehingga kami harus memesan lebih cepat,” tambah Pak Amin.
Hashtag: #BengkelMotorRamai #Mudik2025 #ServisBerkala #Ngasem #MudikAman
