BANDARA DHOHO BERMASALAH? Penumpang Ngamuk di Kecamatan Grogol pada 8 Desember 2025 Akibat Delay 4 Jam!

KediriNews.com – Peristiwa tidak terduga terjadi di Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, pada 8 Desember 2025. Sejumlah penumpang yang akan melakukan penerbangan dari Bandara Internasional Dhoho (DHX) mengalami keterlambatan selama empat jam, sehingga memicu amarah dan keributan di area bandara. Kejadian ini menimbulkan pertanyaan tentang kesiapan dan pengelolaan bandara yang sebelumnya sempat diberitakan kembali beroperasi setelah beberapa bulan tidak melayani penerbangan komersial.

“Saya sampai ke bandara pukul 09.00 WIB, tapi hingga pukul 13.00 WIB, pesawat masih belum juga berangkat,” keluh salah satu penumpang, Andi Suryadi, kepada awak media. “Saya harus menunggu empat jam tanpa informasi jelas. Ini sangat tidak profesional.”

Penyebab Keterlambatan

Menurut informasi yang dihimpun, keterlambatan penerbangan disebabkan oleh masalah teknis pada pesawat yang akan digunakan. Maskapai Super Air Jet, yang menjadi operator utama di Bandara Dhoho, mengklaim bahwa perbaikan dilakukan secara cepat, namun hal tersebut tetap menyebabkan ketidaknyamanan bagi penumpang.

“Kami sedang memperbaiki mesin pesawat yang mengalami gangguan. Kami berupaya semaksimal mungkin agar tidak mengganggu jadwal penerbangan,” ujar Corporate Communication Super Air Jet, Carolina Lestari, dalam pernyataannya.

Namun, respons ini tidak cukup meyakinkan bagi para penumpang. Beberapa di antaranya bahkan mengancam untuk melaporkan maskapai ke otoritas terkait jika kejadian serupa terus terjadi.

Pengunjung Mengamuk

Dalam laporan yang diterima, beberapa penumpang mulai marah dan memprotes pihak bandara. Mereka menuntut jawaban serta kompensasi atas waktu yang hilang. Pihak keamanan bandara kemudian turun tangan untuk menenangkan situasi.

“Kami sudah memberi penjelasan, tapi banyak penumpang yang merasa tidak puas. Ada yang sampai menendang kursi dan mengeluarkan kata-kata kasar,” tutur salah satu petugas keamanan, yang enggan disebutkan identitasnya.

Kritik terhadap Pengelolaan Bandara

Peristiwa ini memicu kritik terhadap pengelolaan Bandara Dhoho, yang baru saja kembali beroperasi setelah beberapa bulan tidak melayani penerbangan. Banyak warga dan pengamat mengkhawatirkan apakah bandara ini benar-benar siap beroperasi secara optimal.

“Bandara ini seharusnya bisa lebih baik. Tapi, apa yang terjadi hari ini menunjukkan bahwa ada kekurangan dalam manajemen dan persiapan,” ujar salah satu pengamat transportasi udara, Arief Prasetyo.

Selain itu, beberapa warga juga mengingatkan bahwa pembangunan Bandara Dhoho sempat diwarnai kontroversi, seperti gugatan pembebasan lahan dari warga Grogol pada 2021. Meski prosesnya telah selesai, kini kembali muncul isu bahwa infrastruktur ini belum sepenuhnya stabil.

Langkah Penyelesaian

Menanggapi insiden ini, pihak Super Air Jet dan manajemen Bandara Dhoho telah menyiapkan solusi. Para penumpang yang terkena keterlambatan akan diberikan kompensasi berupa tiket gratis untuk penerbangan berikutnya. Selain itu, mereka juga akan diberi informasi lebih lanjut mengenai jadwal penerbangan.

“Kami sangat menyesali kejadian ini. Kami akan terus meningkatkan kualitas layanan agar tidak terulang kembali,” tambah Carolina Lestari.

Kesimpulan

Insiden keterlambatan penerbangan di Bandara Dhoho Kediri pada 8 Desember 2025 menjadi bukti bahwa kesiapan infrastruktur dan pengelolaan bandara masih perlu diperbaiki. Meskipun kembalinya operasional bandara ini menjadi kabar gembira bagi masyarakat, kejadian ini menunjukkan bahwa masih ada tantangan yang harus diatasi.

Bagi para penumpang, harapan besar ditujukan kepada pihak maskapai dan pengelola bandara untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Dengan demikian, Bandara Dhoho dapat benar-benar menjadi pintu gerbang transportasi udara yang andal dan nyaman bagi masyarakat Jawa Timur.

BandaraDhoho #KeterlambatanPenerbangan #SuperAirJet #Kediri #TransportasiUdara

Pos terkait