KediriNews.com – Pada tanggal 20 Oktober 2025, masyarakat Kecamatan Pare akan digemparkan oleh sebuah peristiwa kuliner yang mengundang antusiasme besar. Rasa manis gurih santan hangat yang khas dan memikat akan menjadi pusat perhatian dalam acara spesial yang diberi nama “BAIGUR!”.
Sejarah dan Makna “BAIGUR”
Nama “BAIGUR” tidak hanya sekadar julukan, tetapi juga memiliki makna mendalam. Dalam bahasa lokal, kata “Baigur” merujuk pada kebiasaan masyarakat setempat untuk menyajikan hidangan berkuah dengan bahan utama santan. Seiring waktu, istilah ini berkembang menjadi identitas budaya yang melambangkan kehangatan, persaudaraan, dan rasa syukur terhadap alam. Acara tahunan ini adalah bentuk penghargaan atas warisan budaya tersebut.
Perayaan Kuliner yang Menyentuh Jiwa
Acara “BAIGUR!” akan berlangsung di tengah lingkungan alami yang indah, seperti hutan pinus atau sawah hijau. Masyarakat setempat akan menyiapkan aneka hidangan yang disajikan dalam piring daun kelapa atau kerajinan tangan lokal. Setiap keluarga atau komunitas akan memasak sendiri menu khas mereka, lalu berbagi dengan warga lainnya. Ini menjadi momen unik di mana kebersamaan dan kesederhanaan menjadi inti dari acara tersebut.
- Hidangan Utama: Sayur tahu santan yang lezat dan kaya rempah.
- Lauk Pendamping: Tahu goreng, sambal terasi, dan keripik singkong.
- Minuman Segar: Teh jahe atau air kelapa muda yang segar.
Kehadiran Pengunjung dan Tamu Istimewa
Pada hari penyelenggaraan, acara ini akan dihadiri oleh tokoh-tokoh masyarakat, tokoh adat, serta para pejabat daerah. Mereka akan memberikan sambutan dan dukungan terhadap keberlanjutan tradisi kuliner lokal. Selain itu, sejumlah pengusaha lokal juga akan ikut serta dalam pameran produk olahan pertanian dan kerajinan tangan.
Pengembangan Wisata Budaya
Dengan semakin meningkatnya minat wisatawan terhadap budaya lokal, acara “BAIGUR!” juga menjadi bagian dari strategi pemerintah setempat dalam mempromosikan wisata budaya. Dalam beberapa tahun terakhir, Kecamatan Pare telah menjadi destinasi favorit bagi para pecinta kuliner dan seniman. Acara ini diharapkan dapat memperkuat citra Kecamatan Pare sebagai pusat budaya dan pariwisata yang autentik.
Tips untuk Mengikuti Acara
Jika kamu tertarik mengikuti acara “BAIGUR!”, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Bawa perlengkapan makan sendiri, seperti mangkuk daun atau gelas plastik ramah lingkungan.
- Jangan lupa membawa uang tunai karena beberapa penjual mungkin belum menggunakan sistem pembayaran digital.
- Jaga kebersihan lingkungan dan jangan buang sampah sembarangan.
- Nikmati suasana dengan tenang dan bersuka cita bersama keluarga atau teman.
Masa Depan “BAIGUR!”
Tahun 2025 merupakan titik awal baru bagi acara “BAIGUR!”. Dengan dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah, acara ini diharapkan bisa menjadi agenda tahunan yang dinantikan oleh seluruh lapisan masyarakat. Tidak hanya sebagai sarana melestarikan budaya, tetapi juga sebagai ajang perekonomian yang berkelanjutan.
Kesimpulan
BAIGUR! adalah lebih dari sekadar acara kuliner. Ini adalah simbol keberagaman, kebersamaan, dan kebanggaan akan warisan budaya. Dengan rasa manis gurih santan yang hangat, acara ini akan meninggalkan kenangan yang tak terlupakan bagi semua peserta. Jadilah bagian dari sejarah yang sedang dibangun di Kecamatan Pare pada 20 Oktober 2025.
