Anak Muda Kecamatan Mojoroto Rayakan Hari Museum dengan Konten Kreatif di Museum Airlangga pada 2 Desember 2025

KediriNews.com – Pada 2 Desember 2025, kecamatan Mojoroto menjadi pusat perhatian ketika sejumlah anak muda setempat memanfaatkan momentum Hari Museum Nasional untuk menciptakan konten kreatif di Museum Airlangga. Acara ini tidak hanya menjadi ajang edukasi, tetapi juga wadah bagi generasi muda untuk mengekspresikan rasa cinta terhadap warisan budaya leluhur melalui media digital.

“Kami ingin menunjukkan bahwa museum bisa jadi tempat yang menarik dan dinamis, bukan sekadar bangunan kuno yang hanya dilihat oleh para peneliti,” ujar Rizal, salah satu peserta dari komunitas fotografi lokal. “Dengan konten-konten kreatif, kami berharap bisa mengajak lebih banyak orang untuk mengenal Museum Airlangga.”

Acara ini digelar sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Museum Nasional yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri. Tahun ini, fokus utama acara adalah memperkuat pemahaman generasi muda tentang pentingnya pelestarian warisan budaya. Meskipun acara utama diselenggarakan di kota Kediri, anak muda Mojoroto memilih untuk turut serta dalam perayaan ini dengan cara unik—melalui konten digital yang dibagikan di media sosial.

Berbagai Aktivitas yang Dilakukan

  1. Fotografi dan Video Dokumentasi

    Peserta mengambil foto dan video dari berbagai koleksi museum, termasuk arca, prasasti, dan benda-benda purbakala lainnya. Mereka juga membagikan proses pengambilan gambar dan narasi di balik setiap objek.

  2. Membuat Konten Edukasi

    Beberapa peserta menyusun konten pendidikan sederhana yang menjelaskan sejarah dan makna dari benda-benda di museum. Tujuannya adalah membantu audiens memahami nilai-nilai budaya yang tersimpan dalam koleksi tersebut.

  3. Live Streaming dan Interaksi Langsung

    Banyak peserta melakukan live streaming selama kegiatan berlangsung, sehingga dapat berinteraksi langsung dengan penonton yang tidak hadir secara fisik. Hal ini meningkatkan partisipasi publik dan memberi kesempatan bagi mereka yang tinggal di luar kota untuk ikut merayakan Hari Museum.

  4. Penciptaan Video Pendek

    Sejumlah peserta memproduksi video pendek yang menampilkan momen-momen menarik selama acara. Video ini kemudian dipublikasikan di platform seperti TikTok dan Instagram.

Peran Museum Airlangga dalam Pelestarian Budaya

Museum Airlangga, yang terletak di Kecamatan Mojoroto, memiliki peran penting dalam pelestarian warisan budaya Jawa kuno. Saat ini, museum ini menyimpan 355 koleksi benda kuno atau artefak purbakala yang terawat baik. Koleksi tersebut meliputi berbagai arca, prasasti, dan benda-benda bersejarah lainnya yang bernilai tinggi.

Menurut Kepala Disbudparpora Kota Kediri, Bambang Priambodo, museum bukan hanya tempat penyimpanan benda kuno, tetapi juga cermin perjalanan panjang sejarah manusia. “Dari masa ke masa, dari ratusan tahun. Paling tidak mereka tahu dan mengenal bahwa di Museum Airlangga banyak koleksi arca dan benda-benda kuno lainnya yang harus kita jaga, pelihara, dan amankan bersama,” ujarnya.

Harapan Masa Depan

Bambang berharap para pelajar dan mahasiswa yang mengikuti seminar dan kegiatan serupa dapat menjadi generasi yang peduli dan ikut menjaga warisan budaya leluhur. “Harapannya, mereka mampu berkontribusi menjaga warisan peradaban agar tidak hilang tergerus zaman,” tambahnya.

Acara ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian budaya. Dengan melibatkan generasi muda dalam aktivitas kreatif, diharapkan semakin banyak orang yang memahami dan menghargai nilai-nilai sejarah yang tersimpan dalam museum.

Kesimpulan

Perayaan Hari Museum Nasional di Museum Airlangga Kecamatan Mojoroto pada 2 Desember 2025 menjadi contoh nyata bagaimana generasi muda dapat memanfaatkan teknologi dan kreativitas untuk menjaga warisan budaya. Melalui konten-konten yang dibuat, anak muda Mojoroto tidak hanya menghargai sejarah, tetapi juga memperkenalkannya kepada khalayak luas. Dengan demikian, museum tidak lagi dianggap sebagai tempat yang statis, tetapi sebagai ruang yang dinamis dan relevan bagi semua kalangan.

HariMuseumNasional #MuseumAirlangga #AnakMudaMojoroto #WarisanBudaya #KontenKreatif

Pos terkait