, JAKARTA— Fase bulan purnama akan terjadi sebanyak 13 kali sepanjang 2026, termasuk kemunculan Blue Moon, sejumlah supermoon, serta dua peristiwa gerhana bulan. Salah satu gerhana tersebut merupakan gerhana bulan total terakhir yang terjadi sebelum akhir 2028.
Melansir laman Live Sciene pada Sabtu (3/1/2026) Bulan purnama terdekat terjadi pada Januari. Bulan purnama Januari, yang dikenal dengan sebutan Wolf Moon, akan mencapai fase purnama penuh pada Sabtu, 3 Januari 2026, tepat pukul 10.02 UTC atau 5.02 a.m. EST, yang setara dengan pukul 17.02 WIB.
Meski puncak purnama terjadi pada waktu tersebut, bulan akan tampak terang dan hampir penuh sejak Jumat, 2 Januari, hingga Minggu, 4 Januari 2026. Wolf Moon Januari 2026 juga tercatat sebagai supermoon dan menjadi supermoon terakhir dari rangkaian empat supermoon berturut-turut, setelah Harvest Moon pada Oktober, Beaver Moon pada November, dan Cold Moon pada Desember 2025.
Supermoon terjadi ketika bulan purnama bertepatan dengan posisi bulan yang berada dekat titik perigee, yakni jarak terdekat bulan dengan Bumi, sehingga tampak lebih besar dan lebih terang dibandingkan bulan purnama biasa.
Sepanjang 2026, bulan purnama berikutnya akan muncul pada 1 Februari. Snow Moon akan mencapai puncak pada 22.09 UTC atau 5.09 p.m. EST, setara dengan 5.09 WIB pada Senin, 2 Februari.
Selanjutnya, Worm Moon akan terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026, pukul 11.37 UTC atau 6.37 a.m. EST, yang bertepatan dengan pukul 18.37 WIB. Worm Moon pada Maret 2026 bertepatan dengan peristiwa gerhana bulan total.
Pada 3 Maret, bulan akan melintasi bayangan umbra Bumi dan berubah warna menjadi kemerahan selama sekitar 58 menit, yakni dari pukul 6.04 hingga 7.02 a.m. EDT atau 18.04 hingga 19.02 WIB.
Fenomena yang dikenal sebagai blood moon ini dapat diamati dengan baik dari wilayah Amerika Utara bagian barat serta kawasan Asia Pasifik. Bulan purnama April, yang dikenal sebagai Pink Moon, terjadi pada 2 April 2026 pukul 02.11 UTC atau 10.11 p.m. EDT pada 1 April, setara dengan pukul 09.11 WIB. Flower Moon menyusul pada 1 Mei pukul 17.23 UTC atau 1.23 p.m. EDT, yang bertepatan dengan 20.23 WIB.
Pada akhir Mei, tepatnya 31 Mei 2026, akan terjadi Blue Moon, yakni bulan purnama kedua dalam satu bulan kalender. Fase purnama ini terjadi pada 08.45 UTC atau 4.45 a.m. EDT, setara dengan 15.45 WIB.
Selanjutnya, Strawberry Moon pada 29 Juni 2026 akan mencapai puncak pada 23.56 UTC atau 7.56 p.m. EDT, yang sama dengan pukul 06.56 WIB pada 30 Juni. Bulan purnama ini juga tercatat sebagai micromoon karena terjadi saat bulan berada di titik apogee, jarak terjauh dari Bumi.
Bulan purnama Juli, Buck Moon, terjadi pada 29 Juli 2026 pukul 14.35 UTC atau 10.35 a.m. EDT, setara dengan 21.35 WIB. Sementara itu, Sturgeon Moon pada Agustus akan mencapai puncak pada 28 Agustus 2026 pukul 04.18 UTC atau 12.18 a.m. EDT, yang bertepatan dengan 11.18 WIB. Bulan purnama Agustus ini juga akan disertai gerhana bulan sebagian.
Gerhana bulan sebagian tersebut terjadi pada 27–28 Agustus 2026, ketika sekitar 96% permukaan bulan memasuki bayangan umbra Bumi. Puncak gerhana berlangsung pada 12.12 a.m. EDT atau 12.12 WIB pada 28 Agustus, dan dapat diamati dari wilayah Amerika Utara dan Selatan, Eropa, serta Afrika.
Memasuki paruh akhir tahun, Harvest Moon terjadi pada 26 September 2026 pukul 16.49 UTC atau 12.49 p.m. EDT, setara dengan 23.49 WIB. Hunter’s Moon menyusul pada 26 Oktober 2026 pukul 04.11 UTC atau 12.11 a.m. EDT, yang sama dengan 11.11 WIB.
Pada 24 November 2026, Beaver Moon akan mencapai puncaknya pada 14.53 UTC atau 9.53 a.m. EST, setara dengan 21.53 WIB, dan kembali menjadi salah satu supermoon tahun ini.
Rangkaian bulan purnama 2026 ditutup dengan Cold Moon pada 23 Desember 2026 pukul 01.28 UTC pada 24 Desember atau 8.28 p.m. EST pada 23 Desember, yang bertepatan dengan pukul 08.28 WIB pada 24 Desember. Bulan purnama ini juga tercatat sebagai supermoon.
Siklus bulan sendiri berlangsung sekitar 29,5 hari dan terbagi ke dalam delapan fase, mulai dari bulan baru hingga kembali ke fase bulan baru. Pada fase bulan baru, bulan berada di antara Bumi dan Matahari sehingga tidak terlihat dari Bumi. Tahun 2026 juga akan diwarnai dua gerhana matahari, yakni gerhana matahari cincin pada 17 Februari dan gerhana matahari total pada 12 Agustus.
