.CO.ID, ZHENGZHOU – BYD tampaknya tak mau statusnya sebagai pemimpin pasar kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) dunia tergusur. Pengembangan teknologi serta ekosistem untuk kendaraan listrik dan hybrid terus dikembangkan oleh pabrikan asal China ini.
Pada 14 Agustus tahun lalu, BYD meresmikan Sirkuit Segala Medan (All-Terrain Circuit) di Zhengzhou, salah satu fasilitas pertama di China yang dirancang khusus untuk NEV. Sirkuit ini dibangun berdasarkan konsep ‘Teknologi untuk Semua’, dan berfungsi sebagai fasilitas multifungsi untuk balap, pelatihan pembalap, serta pengalaman berkendara bagi pengguna.
Berbeda dengan sirkuit konvensional yang hanya punya trek untuk menjajal akselerasi mobil, sirkuit BYD ini mengintegrasikan delapan zona pengalaman berbeda dalam satu lokasi. BYD memperkenalkan kemodernan sirkuit ini kepada puluhan jurnalis otomotif Indonesia, termasuk , dalam sebuah sesi kunjungan media pada Rabu (14/1/2026) pagi hingga petang di Zhengzhou.
Dalam kesempatan sama, pengujian sirkuit ini sekaligus juga menampilkan keunggulan dan fitur-fitur canggih yang dibenamkan di sejumlah produk mobil grup BYD, yang hampir semuanya belum masuk ke Indonesia.
Presiden Direktur BYD Motor Indonesia Eagle Zhao dalam sambutannya mengatakan, Indonesia merupakan salah satu negara dengan penerimaan yang sangat baik terhadap produk-produk BYD. Untuk itulah, kata dia, pihak BYD mengundang awak media dari Tanah Air untuk menyaksikan langsung ke Zhengzhou keunggulan fasilitas sirkuit mereka.
Rombongan wartawan Indonesia merupakan delegasi jurnalis pertama di luar China yang menjajal sirkuit ini. Ia ingin para jurnalis Tanah Air bisa menyaksikan dengan mata kepala sendiri, tak hanya melihat dari tayangan video, keunggulan fasilitas yang dibuka pertengahan tahun lalu.
“Seeing is believing,” kata dia mengutip pepatah luar.
Eagle juga menyampaikan keunggulan Zhengzhou sebagai salah satu dari delapan pusat produksi BYD. Ia menjelaskan, satu dari sembilan telepon seluler China berasal dari Zhengzhou.
“Kota ini juga masuk dalam top 10 pabrikan mobil di China. Kota ini punya sejarah panjang 6.000 tahun dan lokasinya tepat di tengah China,” kata Eagle.
“Hari ini cuaca dingin, tapi teman-teman akan merasakan panasnya BYD,” imbuhnya.
Sirkuit ini memiliki luas lahan sekitar 150.000 meter persegi. Selain sirkuit utama, afa area untuk uji slalom, parkir, pengereman darurat otomatis, dan tes lainnya. Area off-roadnya memiliki 27 modul yang meniru rute terkenal seperti Sichuan-Tibet. Ada juga area seluas 9.000 meter persegi untuk bersantai dan berkemah.
Fasilitas ini dirancang untuk menguji performa dan keamanan kendaraan energi baru dalam berbagai kondisi ekstrem, seperti medan pasir, salju, dan air.
Berikut penjelasan untuk masing-masing zona:
Trek balap
Trek utama sirkuit ini memiliki panjang 1.758 meter dengan sembilan tikungan dan lintasan lurus 550 meter. Trek ini dirancang untuk menguji performa akselerasi, kecepatan, dan ketepatan handling kendaraan.
Lintasan memiliki 9 tikungan dan lintasan lurus sepanjang 550 meter untuk kecepatan maksimal sampai 220 km/jam. Pada sesi trek, BYD menggunakan dua unit mobil Yangwang U9, hypercar listrik mewah dari merek premium BYD di China.
Lingkaran gesekan rendah
Merupakan lintasan melingkar berdiameter 44 meter pertama di China. Lintasan ini terbuat dari 30.000 batu bata basal halus dan dilapisi air untuk menciptakan koefisien gesekan yang menyerupai es. Pengemudi dapat melatih teknik drifting dengan aman di zona ini, didukung oleh sistem kontrol elektronik dan bodi kendaraan BYD.
Dalam kesempatan ini, BYD mendemonstrasikan kecanggihan mobil Denza Z9 GT dalam melakukan sejumlah manuver drifting dilintasan basah dan kering.
Kick-plate
Zona ini berfokus pada pelatihan keselamatan. Kick-plate mensimulasikan kondisi jalan licin tiba-tiba menggunakan permukaan semen basah. Alat ini membantu pengemudi belajar mengantisipasi dan mengendalikan kendaraan saat kehilangan traksi dalam lingkungan yang terkendali.
Di zona ini, BYD menggunakan unit Sealion dan Seal untuk mendemonstrasikan fitur Electronic Stability Control yang berguna saat kendaraan kehilangan traksi.
Paddock dinamis
Area seluas 15.300 meter persegi ini menampilkan lebih dari 12 skenario uji, seperti slalom, rintangan, dan parkir otomatis. Zona ini memamerkan berbagai fitur dan teknologi cerdas kendaraan BYD dalam simulasi kondisi berkendara sehari-hari.
Pada kesempatan ini, BYD menggunakan mobil Denza Z9 dan N9 untuk menampilkan teknologi parkir dengan jarak manuver yang sempit serta parkir di area terbatas yang memungkinkan mobil parkir sendiri tanpa dibantu sopir.
Taman off-road
Terdapat 27 skenario off-road dengan berbagai tingkat kesulitan, dari pemula hingga mahir. Zona ini memungkinkan berbagai jenis kendaraan listrik BYD, termasuk SUV perkotaan, untuk diuji kemampuannya di medan tidak rata.
Di zona ini, BYD memperlihatkan kecanggihan Fangchengbao Bao 8 yang mampu merayap menyusuri tanjakan dengan kemiringan sampai 42 derajat menggunakan mode berkendara creep.
Bukit pasir indoor
Zona yang diberi nama Sand Incline ini memegang sertifikasi Guinness World Records sebagai fasilitas pendakian bukit pasir tertinggi dan terbesar untuk pengujian mobil. Dengan ketinggian 29,6 meter, kemiringan 28 derajat, dan menggunakan 6.200 ton pasir yang meniru kondisi Gurun Alxa, zona ini dirancang untuk menguji performa kendaraan pada medan ekstrem.
Untuk pengetesan zona ini, BYD menggunakan Yangwang U8, SUV off-road mewah mereka. Ada tiga sesi pengetesan, salah satunya dilakukan oleh Luther Panjaitan, Head of Marketing PR & Government Relation BYD Indonesia.
“Pengalaman pertama mengetes mobil di lintasan yang mirip Gurun Sahara. Setidaknya, BYD punya mobil yang bisa untuk menjelajahi gurun,” kata Luther selepas mencoba lintasan ini.
Kolam rendam
Kolam sepanjang 70 meter ini dirancang untuk menguji kemampuan penyeberangan air, khususnya pada model Yangwang U8. Pengunjung dapat mengamati melalui kaca bawah air bagaimana kendaraan bermanuver di dalam air dengan stabil menggunakan platform e4.
Namun, tidak ada pengetesan di zona ini karena cuaca dingin Kota Zhengzhou yang membuat air membeku dan tak bisa dilalui.
Area perkemahan
Selain zona berkendara, sirkuit ini juga dilengkapi area perkemahan. Area ini berfungsi sebagai ruang komunitas bagi penggemar dan pengunjung untuk berkumpul, melengkapi pengalaman budaya otomotif di lokasi tersebut.
Rencananya, BYD akan membuka sirkuit serupa di Hefei dan Shaoxing dalam waktu dekat. Area off-road di Shaoxing bahkan akan membentang seluas 2.000 hektar pada ketinggian 500 meter.
BYD juga berkolaborasi dengan Federation of Automobile and Motorcycle Sports of China (CAMF) dalam “Skema Lintasan Baru”. Program ini bertujuan memperkenalkan budaya balap kepada masyarakat luas, menargetkan satu juta peserta dan melatih 100 pembalap profesional.
“Sirkuit BYD akan mempercepat profesionalisasi acara balap NEV China dan membentuk kembali budaya otomotif China,” kata Guojun Zhan Presiden CAMF dalam keterangannya.
Dengan fasilitas ini, BYD ingin menciptakan ekosistem yang tidak hanya memamerkan teknologi terkini, tetapi juga membuat pengalaman berkendara ekstrem dan pelatihan keselamatan dapat diakses oleh publik.





