Ringkasan Berita:* Puluhan calon pengantin di Kabupaten Garut, Jawa Barat menjadi korban penipuan yang diduga dilakukan oleh Masagi Wedding Organizer
* Terduga pelaku AM sebelumnya sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya dalam perjalanan dari Garut ke Bandung
Laporan Kontributor Garut, Sidqi Al Ghifari
, GARUT –Puluhan calon pengantin di Kabupaten Garut, Jawa Barat menjadi korban penipuan yang diduga dilakukan oleh Masagi Wedding Organizer.
Kasus ini pun viral di media sosial setelah sejumlah korban membagikan pengalaman mereka melalui unggahan dan kolom komentar.
Kasatreskrim Polres Garut AKP Joko Prihatin membenarkan adanya laporan aduan dari sejumlah korban terkait dugaan penipuan tersebut.
“Yang jelas sudah ada laporan aduan, Masagi WO,” ujarnya saat dihubungi Tribun, Senin, (12/1/2026).
Informasi yang berhasil dihimpun Tribun Jabar dari Humas Polres Garut Ipda Susilo Ady, hingga Senin sore terdapat tiga korban yang melaporkan dugaan penipuan itu ke Mapolres Garut.
Saat ini tercatat sebanyak 40 orang yang diduga menjadi korban. Para korban kemudian membentuk grup komunikasi bernama “Korban Masagi”.
Berdasarkan pendataan sementara dalam grup tersebut, total kerugian yang dialami para klien mencapai Rp421.757.500, sementara kerugian yang dialami para vendor pernikahan mencapai Rp127.680.000. Total kerugian keseluruhan ditaksir mencapai Rp549.437.500.
Beberapa diantara mereka juga tengah mengumpulkan atau melengkapi bukti-bukti sebelum memutuskan melapor ke pihak berwajib.
K (25) salah satu korban mengatakan bahwa dirinya sudah merencanakan pernikahan pada akhir Desember 2025 lalu.
Namun, pernikahannya itu gagal total usai terduga pelaku berinisial AM (27) tak diketahui keberadaannya hingga kini.
“Kalo ditanya malu ya pasti malu, saya menunggu itikad baik dulu dari dia, kalo tetap mentok ya terpaksa ikut lapor polisi,” ungkapnya.
Tak hanya calon pengantin, sejumlah vendor pernikahan juga diketahui menjadi korban dari Masagi WO, seperti fotografer hingga dekorasi.
Hal itu disampaikan oleh H (29) seorang vendor fotografer di Garut. Ia menyebut sejumlah pekerjaan sudah dilakukan namun pembayaran yang dijanjikan tidak diterima.
“Kami juga jadi korban, hingga ada satu kegiatan kami tidak datang karena hak kami belum diterima sebelumnya,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan Tribun, akun Instagram Masagi Wedding Organizer dengan nama pengguna @masagi.organizer diketahui sudah tidak dapat diakses atau diduga telah ditutup.
Sementara itu, akun Instagram milik terduga pelaku masih terpantau tersedia, meski saat ini dalam kondisi tertutup untuk diakses publik.
Sempat Dilaporkan Hilang
Terduga pelaku AM sebelumnya sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya dalam perjalanan dari Garut ke Bandung.
Peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 20 Desember 2025. Jejak informasi hilangnya AM masih bisa dilihat di Facebook dan Tiktok.
Dalam informasi yang dibagikan pihak keluarga, AM diketahui hilang di kawasan Ujung Berung atau kawasan Terminal Cicaheum.
“Adik saya HILANG dari tadi malam perjalanan dari GARUT menggunakan angkutan umum ELF terakhir di TLP posisi di sekitar UJUNG BERUNG karena ada riwayat GERD, dan gangguan kecemasan. Pada saat di TLP tiba-tiba tidak menjawab, kemungkinan pingsan di dalam Elf. Keadaan sendirian di dalam Elf yang digunakan tidak sampai ke CICAHEUM,” tulis pemilik akun Sifa N di Grup Info Berita Bandung Raya.
Dalam unggahan tersebut, ia meminta warga yang menemukan AM untuk membawa ke rumah sakit atau ke kantor polisi terdekat.
“Saya tidak mempermasalahkan barang yang hilang, saya mohon bantuan apa pun, tapi saya mohon adik saya semoga dalam keadaan sehat,” tulisnya.(*)





