– Babinsa Koramil 1606/Tukdana, Serka Amsor, kembali menunjukkan peran aktifnya di tengah masyarakat dengan turun langsung ke Pasar Tukdana, Kabupaten Indramayu, untuk memantau dan mengecek harga kebutuhan pokok.
Langkah ini dilakukan guna memastikan stabilitas harga sembako sekaligus mengantisipasi lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat.
Kegiatan pemantauan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 8 Januari 2026. Sejak pagi hari, Serka Amsor bersama anggota Polsek Tukdana dan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kecamatan Tukdana menyisir sejumlah toko dan kios sembako di area pasar.
Kehadiran aparat gabungan ini menarik perhatian pedagang dan pembeli yang sedang beraktivitas.
Pemantauan harga sembako ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa dalam mendukung ketahanan pangan dan menjaga stabilitas ekonomi wilayah.
Dengan turun langsung ke lapangan, Babinsa dapat memperoleh data faktual mengenai harga kebutuhan pokok yang dijual pedagang, sekaligus memantau ketersediaan barang di pasaran.
Serka Amsor mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengetahui kondisi riil harga sembako di wilayah Kecamatan Tukdana.
Menurutnya, informasi yang akurat sangat penting sebagai bahan laporan kepada pimpinan serta dasar koordinasi dengan instansi terkait apabila ditemukan gejolak harga.
“Pemantauan ini kami lakukan untuk memastikan harga kebutuhan pokok masih dalam batas wajar dan stok barang aman. Dengan turun langsung ke pasar, kami bisa melihat kondisi sebenarnya di lapangan,” ujar Serka Amsor di sela kegiatan.
Dari hasil pengecekan di sejumlah kios dan toko sembako, tercatat harga beras berada di angka Rp13.000 per kilogram. Minyak goreng dijual dengan harga Rp15.000 per kilogram, sementara jagung tercatat Rp12.000 per kilogram. Untuk komoditas kedelai, harga berada di kisaran Rp13.000 per kilogram.
Harga gula pasir di Pasar Tukdana tercatat Rp16.000 per kilogram. Sementara itu, bawang merah dijual dengan harga Rp45.000 per kilogram dan bawang putih mencapai Rp42.000 per kilogram.
Dua komoditas ini menjadi perhatian karena harganya relatif tinggi dibandingkan bahan pokok lainnya.
Untuk kebutuhan protein hewani, harga daging sapi tercatat Rp140.000 per kilogram, sedangkan daging ayam berada di angka Rp35.000 per kilogram.
Telur ayam dijual seharga Rp30.000 per kilogram. Secara umum, harga-harga tersebut dinilai masih stabil meski beberapa komoditas mengalami kecenderungan tinggi.
Selain mencatat harga, Serka Amsor juga berinteraksi langsung dengan para pedagang untuk menggali informasi terkait pasokan dan distribusi barang.
Sejumlah pedagang mengungkapkan bahwa harga beberapa komoditas dipengaruhi oleh kondisi pasokan dari distributor serta faktor cuaca yang berdampak pada hasil pertanian.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa bersama aparat gabungan juga memberikan imbauan kepada para pedagang agar tidak menaikkan harga secara sepihak dan tidak melakukan penimbunan barang. Kepada masyarakat, mereka mengajak untuk tetap tenang dan berbelanja secara bijak agar stabilitas harga tetap terjaga.
“Kami berharap pedagang tetap menjual barang sesuai harga yang wajar dan masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan. Stabilitas harga adalah kepentingan bersama,” tegas Serka Amsor.
Kegiatan pemantauan harga sembako ini berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah melalui kehadiran Pol PP mendapat respons positif dari masyarakat.
Warga menilai kehadiran aparat di pasar memberikan rasa aman sekaligus menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap kondisi ekonomi rakyat kecil.
Hasil pemantauan harga kebutuhan pokok di Pasar Tukdana tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Komandan Kodim 0616/Indramayu sebagai bahan evaluasi dan koordinasi lanjutan.
Data ini juga diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan apabila diperlukan langkah-langkah pengendalian harga.
Melalui kegiatan ini, Babinsa Serka Amsor kembali menegaskan peran TNI AD sebagai garda terdepan di wilayah, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam mendukung stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pasar menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terjangkau dan tersedia.***





