KediriNews.com — Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat langkah-langkah untuk menekan inflasi dengan menggelar operasi pasar murah di berbagai wilayah. Salah satu kegiatan yang akan digelar adalah Pasar Murah Inflasi di Kecamatan Gampengrejo, yang rencananya akan dilaksanakan pada 4 Desember 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan meningkatkan daya beli masyarakat.
“Pasar murah merupakan instrumen efektif untuk menjaga stabilitas harga, terutama menjelang akhir tahun ketika permintaan masyarakat meningkat,” ujar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam beberapa kesempatan sebelumnya. Ia menegaskan bahwa pasar murah tidak dimaksudkan untuk menjadi pesaing pasar tradisional, melainkan sebagai langkah pengendalian harga dan upaya menekan inflasi di masyarakat.
Tujuan dan Manfaat Pasar Murah

Operasi pasar murah di Kecamatan Gampengrejo bertujuan untuk memberikan akses bagi masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Komoditas seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, bawang merah, dan bawang putih akan tersedia dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan pasar biasa. Hal ini penting untuk mencegah kenaikan inflasi yang bisa mengganggu kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, pasar murah juga menjadi sarana untuk memperkuat ekonomi lokal. Dengan menyediakan produk-produk dari UMKM setempat, pemerintah berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sambil menjaga ketersediaan sembako.
Daftar Harga dan Komoditas yang Tersedia

Beberapa komoditas utama yang akan disediakan dalam Pasar Murah Inflasi di Gampengrejo antara lain:
- Beras premium: Rp14.000/kg
- Beras medium: Rp11.000/kg
- Minyak goreng: Rp13.000/liter
- Gula pasir: Rp14.000/kg
- Tepung terigu: Rp10.000/kg
- Telur ayam ras: Rp22.000/pack
- Bawang putih sinco: Rp6.000/250 gr
- Bawang merah: Rp7.000/250 gr
- Daging ayam ras: Rp30.000/pack
Harga-harga ini jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar umum. Contohnya, beras yang biasanya dijual di pasar seharga Rp15.000–Rp16.000 per kilogram, bisa diperoleh dengan harga lebih murah dalam operasi pasar ini.
Tips untuk Mengikuti Pasar Murah
Bagi warga yang ingin mengikuti Pasar Murah Inflasi di Kecamatan Gampengrejo, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
- Siapkan uang tunai: Pastikan Anda membawa uang tunai dalam jumlah yang cukup karena beberapa pedagang mungkin tidak menerima pembayaran digital.
- Datang lebih awal: Untuk menghindari kerumunan dan memperoleh barang yang diinginkan, datanglah sebelum pasar dibuka.
- Perhatikan batas pembelian: Setiap warga mungkin memiliki batas pembelian tertentu agar semua orang dapat mendapatkan manfaatnya.
- Bawa tas atau kantong: Siapkan tas atau kantong untuk membawa belanjaan agar lebih praktis.
- Ikuti informasi resmi: Pastikan Anda mengikuti informasi dari pihak berwenang agar tidak ketinggalan jadwal atau perubahan.
Komentar Warga dan Dampak Ekonomi
Warga Gampengrejo, seperti Siti Muryati, mengaku bersyukur dengan adanya operasi pasar murah. “Alhamdulillah senang sekali ada operasi pasar ini, biasanya saya beli beras di pasar itu harganya Rp76 ribu/5kg,” katanya.
Selain itu, kegiatan ini juga berdampak positif terhadap perekonomian lokal. Dengan membeli produk UMKM, masyarakat turut mendukung pertumbuhan usaha kecil dan menengah di sekitar mereka.
Kesimpulan
Pasar Murah Inflasi di Kecamatan Gampengrejo pada 4 Desember 2025 merupakan langkah penting dalam menjaga stabilitas harga dan meningkatkan daya beli masyarakat. Dengan harga yang lebih terjangkau dan komoditas yang lengkap, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga sekitar. Selain itu, pasar murah juga menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam mendorong perekonomian lokal dan mencegah inflasi.





