Gempa hari ini M 4.8 hantam Tuban Jawa Timur, cek pusat gempa terkini 2 menit yang lalu

Ringkasan Berita:

  • Gempa berkekuatan magnitudo 4,8 terjadi di timur laut Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu 3 Januari 2026 pukul 09.12 WIB.
  • Lokasi pusat gempa: 127 km timur laut Tuban, koordinat 5.84 LS – 112.47 BT, dengan kedalaman 10 km.
  • Info lengkap tersedia di laman resmi BMKG (@infoBMKG).

 

Baru saja Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG merilis informasi gempa terkini di wilayah timur laut Tuban, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu 3 Januari 2026 pagi ini.

Sebagai informasi, BMKG merupakan lembaga pemerintah non-kementerian di Indonesia yang bertugas untuk mengamati dan menganalisis soal cuaca (meteorologi), iklim (klimatologi), hingga geofisika seperti gempa bumi dan tsunami.

Wilayah Tuban yang diguncang gempa hari ini adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur, yang terletak di jalur pantai utara (Pantura) Pulau Jawa.

Jarak dari Tuban ke Surabaya ( ibu kota Jawa Timur ) sekitar 101–103 km, dengan waktu tempuh darat ±2–2,5 jam melalui jalur utama atau tol Surabaya–Gresik

Rilis BMKG beber gempa terkini di timur laut Tuban memiliki magnitudo 4.8.

Magnitudo gempa adalah ukuran besarnya energi yang dilepaskan oleh sumber gempa di dalam bumi, yang dihitung secara ilmiah menggunakan alat pencatat getaran bumi yang disebut seismograf.

Waktu terjadinya gempa bumi Tuban sekira pukul 09:12:26 WIB pagi ini.

Info BMKG, titik koordinat gempa terkini Tuban berada di 5.84 LS, 112.47 BT.

Disebutkan pula, pusat gempa terkini 2 menit yang lalu berada 127 km di timur laut Tuban.

Informasi BMKG, sebut gempa Tuban terjadi di kedalaman 10 Km.

Info lengkap soal gempa Tuban ini bisa Anda lihat di laman x @infoBMKG.

“#Gempa Mag:4.8, 03-Jan-2026 09:12:26WIB, Lok:5.84LS, 112.47BT (127 km TimurLaut TUBAN-JATIM), Kedlmn:10 Km #BMKG 

Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG di laman x @infoBMKG

     

Berikut adalah informasi MMI dan dampak yang dapat dipelajari berdasarkan skala MMI dari laman BMKG.

I  MMI

Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang.

II MMI

Getaran atau guncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.

III MMI

Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah.

Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

IV MMI

Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.

V MMI

Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang.

Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Semua orang di rumah keluar.

Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik.

Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah.

   

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat.

Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan.

Rumah tampak bergeser dari pondasi awal.

Pipa-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri.

Jembatan rusak, terjadi lembah.

Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.

XII MMI

Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah.

Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.

(*)

(/Amiruddin)

Berita Gempa Terkini

   

Baca Berita Terkini Tribun Kaltara di Google News

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *