KEDIRINews.com – Kejadian tidak senonoh yang menimpa seorang perempuan di Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, memicu kemarahan warga setempat. Pada hari Sabtu (12/1/2025), seorang pelaku begal payudara berhasil ditangkap oleh massa dan dihajar hingga babak belur. Peristiwa ini terjadi di kawasan jalan umum, membuat masyarakat merasa khawatir akan keselamatan para perempuan yang sering melintas di area tersebut.
“Kami melihat korban sedang berjalan sendirian, tiba-tiba ada seseorang mendekatinya dan melakukan aksi tak senonoh,” ujar salah satu saksi mata yang enggan disebutkan namanya. Ia menambahkan, kejadian itu berlangsung cepat, sehingga korban sempat terkejut dan berteriak.
Dalam waktu singkat, warga sekitar langsung bereaksi. Mereka mengejar pelaku dan berhasil mengamankannya. “Pelaku sempat mencoba kabur, tetapi akhirnya tertangkap dan dihajar oleh massa,” tambah saksi tersebut.
Modus Pelaku Begal Payudara
Menurut informasi yang diperoleh dari sumber lokal, pelaku diduga menggunakan motor untuk melakukan aksinya. Modus yang digunakan adalah dengan membuntuti korban dari belakang. Saat korban lengah, pelaku langsung menyentuh bagian sensitif korban sebelum melarikan diri.
“Modus seperti ini cukup umum dilakukan oleh pelaku begal payudara. Mereka biasanya memilih waktu dan lokasi yang ramai atau kurang pengawasan agar bisa kabur dengan mudah,” ujar seorang petugas kepolisian yang tidak ingin disebutkan identitasnya.
Pihak kepolisian juga menyatakan bahwa kejadian ini bukanlah kali pertama terjadi di wilayah Kecamatan Gurah. Sebelumnya, beberapa kasus serupa telah dilaporkan, meskipun belum ada penangkapan yang signifikan.
Tindakan Massa dan Proses Hukum
Setelah dihajar massa, pelaku dibawa ke kantor polisi setempat. Menurut laporan dari Polsek Gurah, pihak kepolisian sedang melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. “Kami sedang meminta keterangan dari korban dan saksi-saksi lainnya. Kami juga akan mengecek apakah pelaku memiliki catatan kriminal sebelumnya,” kata Kepala Seksi Kepolisian (Kasie) Reskrim Polsek Gurah, Iptu Ardi Wibowo.
Sementara itu, korban mengalami trauma akibat kejadian tersebut. Ia ditemani oleh keluarganya dan menjalani pemeriksaan medis di puskesmas terdekat. “Korban dalam kondisi baik, tetapi membutuhkan dukungan psikologis,” tambah Ardi.
Langkah Pencegahan dan Kesadaran Masyarakat
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap ancaman kejahatan seksual. Banyak warga yang mengimbau kepada perempuan untuk selalu berhati-hati saat berada di tempat umum, terutama saat malam hari.
“Penting bagi kita semua untuk saling menjaga dan memberi perlindungan terhadap sesama. Jangan biarkan kekerasan seksual terjadi tanpa respon,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat.
Selain itu, pihak kepolisian juga berjanji untuk meningkatkan patroli di kawasan yang rawan. “Kami akan memperketat pengawasan dan memastikan keamanan warga. Kami juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan kecurigaan mereka,” imbuh Ardi.
Rekomendasi untuk Masyarakat
-
Jangan Berjalan Sendirian di Malam Hari
Lebih baik berkumpul dengan teman atau keluarga, terutama jika harus melewati jalur yang sepi. -
Gunakan Akses Jalan yang Terang dan Ramai
Hindari jalan-jalan gelap atau tidak terawat karena rentan menjadi target kejahatan. -
Laporkan Segala Kejadian yang Mencurigakan
Jika melihat tindakan tidak wajar, segera laporkan ke pihak berwajib. -
Jaga Kesehatan Mental dan Emosional
Jika korban mengalami trauma, segera cari bantuan profesional seperti psikolog atau konselor. -
Ikut Serta dalam Program Edukasi Keamanan
Ikuti sosialisasi yang diselenggarakan oleh pihak kepolisian atau komunitas setempat untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya kejahatan seksual.







