KediriNews.com – Acara bazaar kecamatan yang akan digelar pada tanggal 6 Desember 2025 mendatang, khususnya di berbagai wilayah kota, menawarkan pengalaman belanja yang tidak biasa. Salah satu hal yang menjadi sorotan utama adalah penjualan baju preloved artis yang dikabarkan akan menjadi pusat perhatian para pengunjung. Acara ini juga diharapkan dapat menjadi alternatif hemat bagi warga dalam menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok akhir tahun.
Dalam acara tersebut, masyarakat akan diberi kesempatan untuk membeli barang-barang secondhand yang memiliki nilai estetika tinggi, termasuk pakaian dari para selebritas. Menurut informasi yang beredar, beberapa desainer dan pemilik toko lokal akan menyediakan koleksi baju preloved yang telah dipakai oleh artis ternama. Hal ini mencerminkan tren fashion berkelanjutan yang semakin diminati masyarakat.
“Kami berharap acara ini bisa menjadi ajang edukasi sekaligus promosi UMKM lokal,” ujar salah satu panitia penyelenggara. “Selain itu, kami juga ingin memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk merasakan manfaat dari gaya hidup sustainable.”
- Lokasi dan Jadwal Bazaar
- Buah Batu – Elbaz RW 02, Jalan Yupiter, Taman Sutet (dekat Borma Rancabolang)
- Coblong – Lapang Puter, Jalan Puter 7
- Batununggal – Ciko Arena, Kelurahan Maleer
- Regol – Kantor Kelurahan Cigereleng, Jalan Kembar Sari Indah 29
- Sumur Bandung – Depan Kantor Kecamatan Sumur Bandung, Jalan Lombok 6
- Tren Sustainable Fashion di Kalangan Artis
Dalam beberapa tahun terakhir, tren fesyen berkelanjutan atau sustainable fashion mulai semakin populer. Banyak artis dan influencer mulai menjual barang preloved milik mereka sebagai bentuk dukungan terhadap lingkungan. Contohnya, Blibli berkolaborasi dengan MoJA Museum dalam acara Blibli Fashion Fest, The Biggest KOLs Preloved Market pada 5-7 Juli 2024 di Urban Forest Cipete, Jakarta Selatan.
“Acara seperti ini sangat membantu supaya barang-barang yang tidak terpakai punya second chance lagi. Jadi tidak sia-sia,” kata Amanda Rigby, aktris yang turut serta dalam acara tersebut.
- Contoh Sukses Bisnis Baju Preloved
Sebuah jenama fesyen asal Indonesia, Wearing Klamby, juga merupakan contoh sukses dari bisnis baju preloved. Awalnya, pendirinya, Nadine Gaus, memulai bisnis dengan berjualan baju bekas di sekitar Yogyakarta. Dari sana, ia berkembang hingga tampil di London Fashion Week 2022 dengan koleksi yang terinspirasi dari wastra tenun Garut.
“Kami sempat empat kali berpindah platform e-commerce berbasis website untuk mengakomodasi tingkat traffic yang tinggi dan jumlah pesanan yang masuk. Selama proses itu, Midtrans tetap jadi payment gateway yang kami gunakan karena proses integrasinya mudah dan lancar,” ujar Adwin Rahmanto, Digital Marketing Manager Wearing Klamby.
- Manfaat Bazaar Kecamatan bagi Masyarakat
Selain menawarkan produk baju preloved artis, bazaar kecamatan juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang UMKM lokal dan layanan publik digital. Para pelaku usaha kecil diharapkan bisa lebih dikenal dan mendapatkan dukungan dari warga setempat.
“Pastikan cek jadwal sesuai kecamatan agar tidak ketinggalan kesempatan,” pesan panitia penyelenggara. Dengan demikian, masyarakat bisa memperoleh barang berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.
- Pengaruh Media Sosial pada Penjualan Baju Preloved
Media sosial juga berperan penting dalam menyebarluaskan informasi tentang penjualan baju preloved. Banyak artis dan influencer menggunakan platform seperti Instagram dan TikTok untuk mempromosikan barang-barang mereka. Hal ini membuat calon pembeli lebih mudah menemukan dan membeli barang yang mereka inginkan.
“Cos it’s the biggest KOL preloved market! Jadi, yuk bantu habiskan barang-barangku karena banyak banget yang masih bagus dan harganya terjun payung mulai Rp50.000-an aja!” ujar Claudia Setyohadi, fashion & beauty influencer yang turut serta dalam acara tersebut.
#BajuPrelovedArtis #BazaarKecamatan2025 #SustainableFashion #UMKM Lokal #FashionBerkelanjutan





