KediriNews.com – Pada tanggal 11 Desember 2025, masyarakat dan pengunjung kembali memperhatikan fenomena aneh yang terjadi di Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Saat ini, jalan misterius di sekitar Gunung Kelud kembali menjadi sorotan. Fenomena unik ini membuat mobil yang dalam posisi netral bisa bergerak naik tanpa mesin menyala. “Banyak orang mengatakan ini seperti magis, tapi kami hanya menawarkan pengalaman yang nyata,” ujar salah satu pengelola wisata setempat.
Jalan misteri ini dikenal dengan nama “Jalan Misteri Kelud” atau “Mysterious Road”. Lokasinya berada sekitar 4 kilometer dari pintu masuk wisata Kelud di Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar. Panjang jalan ini sekitar 100 meter dan ditandai dengan garis-garis putih yang melintang di tengah jalan. Pengunjung sering membuktikan sendiri kejadian ajaib tersebut, dan hasilnya pun nyata. Bahkan, banyak traveler yang mengaku merasa bingung karena mobil mereka bisa bergerak naik meskipun mesin dimatikan.

Fenomena ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Di beberapa negara seperti Santa Cruz, California, Oregon Vortex di Oregon, Amerika Serikat, Skotlandia, Italia, Kanada, Jepang, dan Korea juga ditemukan jalan misteri serupa. Menurut penelitian, kemungkinan besar jalan misteri ini terdapat medan magnet yang kuat, sehingga benda-benda bisa bergerak melawan hukum gravitasi. Namun, ada juga sebagian ahli yang menepis adanya fenomena kontragravitasi tersebut. Mereka mengatakan bahwa hukum gravitasi tetap berlaku di berbagai titik jalan misteri tersebut.

Pengelola wisata setempat menjadikan fenomena ini sebagai daya tarik utama. Banyak pengunjung yang datang untuk mencoba dan merasakan langsung pengalaman yang tidak biasa. “Ini bukan hanya sekadar tempat wisata, tapi juga tempat untuk belajar dan memahami alam lebih dalam,” tambah pengelola tersebut.
Selain itu, jalan misteri ini juga memiliki makna tersendiri bagi masyarakat setempat. Banyak cerita legenda dan mitos yang berkaitan dengan Gunung Kelud. Salah satunya adalah kisah percintaan antara Lembu Suro dan Dewi Kilisuci. Meskipun begitu, fenomena jalan misteri ini tetap menjadi bagian dari kekayaan budaya dan alam yang perlu dijaga.
Hari Gunung Internasional yang diperingati setiap 11 Desember juga menjadi momen penting untuk mengingatkan kita akan pentingnya pegunungan dalam kehidupan manusia. Pegunungan seperti Gunung Kelud tidak hanya menjadi sumber air tawar, tetapi juga menjadi tempat tinggal bagi ekosistem yang kaya akan keanekaragaman hayati. Dengan adanya fenomena jalan misteri, kita diingatkan bahwa alam masih penuh dengan misteri yang belum terpecahkan.
Pada akhirnya, jalan misteri di Gunung Kelud menjadi bukti bahwa alam memiliki keajaiban yang tak terduga. Baik itu dalam bentuk fenomena fisika atau legenda yang terus dilestarikan. Semoga masyarakat dan pengunjung dapat merasakan keajaiban ini dengan penuh rasa syukur dan penghargaan terhadap keindahan alam.





