Di era digital, media sosial bukan lagi sekadar ruang berbagi foto atau cerita. Tanpa disadari, apa yang kita unggah, komentari, dan perlihatkan di layar kecil itu membentuk citra diri yang kuat di mata orang lain. Psikologi sosial menyebut fenomena ini sebagai impression formation—proses cepat di mana seseorang menilai kepribadian kita hanya dari isyarat sederhana.
Masalahnya, banyak orang merasa dirinya “biasa saja” di dunia nyata, namun justru menimbulkan kesan negatif lewat perilaku di media sosial. Ironisnya, kesan ini sering terbawa ke interaksi langsung, membuat orang merasa enggan, tidak nyaman, atau bahkan langsung tidak menyukai kita tanpa tahu alasannya secara pasti.
Dilansir dari Expert Editor pada Selasa (13/1), menurut berbagai kajian psikologi sosial dan perilaku, terdapat tujuh perilaku di media sosial yang secara halus namun kuat dapat membuat orang langsung kehilangan simpati kepada Anda di kehidupan nyata.
